Serangan KKB di Papua, Moeldoko: Badan HAM Jangan Pakai Standar Ganda

Aminoer Rasyid ยท Kamis, 06 Desember 2018 - 23:30 WIB
Serangan KKB di Papua, Moeldoko: Badan HAM Jangan Pakai Standar Ganda

Kepala Staf Kepredisenan Moeldoko. (Foto: iNews.id/Aminoer Rosyid)

MEDAN, iNews.id - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko meminta badan Hak Asasi Manusia (HAM) tidak menerapkan standar ganda dalam kasus penembakan yang menewaskan 22 orang oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Nduga, Papua.

“Saya mengimbau badan HAM untuk sungguh-sungguh melihat kejadian itu. Jangan terapkan standar ganda dan memelintir peristiwa itu. Peristiwa yang sangat tidak manusiawi ini tidak boleh didiamkan,” tandas Moeldoko seusai menerima Marga Hasibuan dalam sidang adat keturunan Raja Hasibuan di Medan, Sumatera Utara, Kamis (6/12/2018).

Moeldoko menegaskan, pemerintah tidak akan menyerah membangun infrastruktur seperti proyek Jalan Trans Papua. Meski di lokasi relatif belum aman, pembangunan tetap berjalan dengan bantuan kemanan yang memadai dari TNI/Polri.

“Pemerintah tidak menyerah untuk terus melakukan pembangunan di Papua dalam upaya meningkatkan kesejahteraan. Dengan membuka akses yang terisolasi untuk mengubah ketertinggalan dan kemiskinan,” katanya.

BACA JUGA:

Tangkap KKB, JK Minta TNI-Polri Gelar Operasi Militer di Papua

Komnas HAM Papua: Pembunuhan Pekerja di Nduga Pelanggaran HAM Serius

Moeldoko juga menyampaikan rasa duka cita yang mendalam dari pemerintah Indonesia atas peristiwa penyerangan KKB terhadap pekerja proyek Jalan Trans Papua. “Seperti yang sudah disampaik Bapak Presiden, pemerintah mengucapkan bela sungkawa dan duka cita mendalam serta mengutuk tragedi kemanusiaan itu,” ucapnya.

Menurut Moeldoko, untuk mengejar KKB tersebut, sebanyak 150 prajurit TNI/Polri sudah dikerahkan ke lokasi untuk mengejar dan mengembalikan situasi yang stabil dan aman. Sehingga masyarakat dan pendatang tetap bekerja dan tidak perlu takut.


Editor : Kastolani Marzuki