Sindikat Pengedar 50 Kg Sabu Asal Malaysia Ubah Jalur Penyelundupan

Stepanus Purba ยท Sabtu, 06 Oktober 2018 - 17:00 WIB
Sindikat Pengedar 50 Kg Sabu Asal Malaysia Ubah Jalur Penyelundupan

Arman Depari menunjukkan barang bukti 53 kg sabu saat konferensi pers penangkapan 50 kg sabu di Kota Medan, Sumut, Sabtu (6/10/2018). (Foto: iNews.id/Stepanus Purba)

MEDAN, iNews.id – Badan Narkotika Nasional (BNN) menemukan sindikat yang hendak mengedarkan 50 kilogram (kg) sabu dan berhasil ditangkap, Jumat (5/10/2018), telah mengubah modus operandinya. Jaringan asal Malaysia yang memang kerap memasarkan barang haram tersebut mengubah jalur penyelundupan narkoba untuk menghindari petugas.

Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari mengungkapkan, dalam modus yang selama ini berhasil diungkap oleh petugas, narkoba asal Malaysia sebelumnya diselundupkan via Aceh. Selanjutnya, mereka mengirimkan ke Medan dan sejumlah wilayah lain di Indonesia. Namun, kali ini, mereka menggunakan jalur yang berbeda.

“Sabu dikirim dari Malaysia menuju pelabuhan kecil di Pantai Pane, Labuhanbatu. Selanjutnya sabu dibawa ke Medan untuk diserahkan kepada kurir lainnya untuk dibawa ke Aceh,” papar Arman Depari saat konferensi pers di Jalan Brigjen Katamso, Sabtu (6/10/2018).

BACA JUGA: BNN Bongkar Transaksi Sabu 50 Kg dalam Jeriken di Medan, 7 Ditangkap

Selain memutar jalur penyeludupan narkoba ke Indonesia, menurut Arman, sindikat asal Malaysia juga mencoba mengelabui petugas dengan memasukkkan barang haram tersebut dalam 5 jeriken plastik. “Sehingga jika petugas kita tidak teliti, maka bisa saja mereka berhasil lolos menyelundupkan sabu,” papar Arman.

Diberitakan sebelumnya, BNN menangkap tujuh komplotan bandar narkoba dengan barang bukti 50 kg sabu yang dikemas dalam jeriken plastik. Menurut Arman, barang bukti sabu yang berhasil diamankan oleh petugas merupakan salah satu jenis terbaik. Kadar kemurniannya mencapai 92 persen.

“Kalau melihat bungkusannya teh berwarna emas. Ini merupakan sabu jenis terbaik. Penyelundupan sabu ini juga berhasil kami ungkap dan gagalkan di Kepulauan Riau dan Pantai Anyer, Jakarta beberapa waktu lalu, yang total beratnya mencapai 2 ton lebih,” papar Arman.

Dalam pengungkapan ini, tujuh orang tersangka yang berhasil diamankan oleh petugas BNN, yakni Junaedi (37), Syahrial (40), Elpi Darius (49), Nurdin (53), Jaenuddin (54), Zaenal Abidin (34) dan Bahrial Husein (39). Selain itu, BNN mengamankan barang bukti 53,386 kg sabu, 3 unit mobil, dan 12 unit ponsel.

“Atas perbuatannya, para tersangka akan kami jerat dengan pasal 114 ayat 2 juncto pasal 132 ayat 1 dan pasal 112 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan hukuman maksimal pidana mati,” papar Arman. 


Editor : Maria Christina