Siswi SMA di Padangsidimpuan 5 Tahun Jadi Budak Seks Pria Lansia

Indra Mulia Siagian ยท Jumat, 07 Desember 2018 - 20:22 WIB
Siswi SMA di Padangsidimpuan 5 Tahun Jadi Budak Seks Pria Lansia

RSW didampingi keluarganya melaporkan kasus pencabulan ke Mapolres Padangsidimpuan, Sumut. (Foto: iNews.id/Indra Mulia Siagian)

PADANGSIDIMPUAN, iNews.id – RSW, seorang siswi kelas III SMA di Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara (Sumut) menjadi korban nafsu bejat kakek berusia 60 tahun yang masih tetangganya sendiri. Ironisnya, perbuatan bejat yang dialami korban sudah berlangsung selama lima tahun.

Tidak terima dengan perbuatan pelaku yang sudah lanjut usia, keluarga korban kemudian melaporkan kasus pencabulan itu ke Polres Padangsidimpuan, Jumat (7/12/2018).

Kasus itu baru terungkap setelah keluarga korban curiga dengan gelagat RSW yang kerap keluar rumah pada subuh hari dengan cara mengendap-endap. Pihak keluarga kemudian mencoba mencari tahu dengan mengintip kegiatan korban di pagi buta itu.

Mereka dibuat terkejut begitu mengetahui korban dan pelaku berinisial AL pergi ke tempat gelap. Selang setengah jam setelah pergi dengan kakek berusia 60 tahun tersebut, korban pun kemudian pulang ke rumah.

BACA JUGA:

Cabuli Bocah SMP, Dua Pengangguran Ini Diringkus Polisi

Jadi Korban Pencabulan, Siswi SD di Blitar Digilir 8 Pemuda

Pihak keluarga kemudian menginterogasi korban hingga akhirnya mengaku kalau RSW baru saja menjadi pemuas nafsu bejat tetangganya tersebut. Kekagetan keluarga RSW semakin menjadi-jadi setelah mengetahui aksi bejat itu sudah berlangsung selama lima tahun. Korban mengaku kejadian tersebut sudah dialaminya sejak masih kelas II SMP.

RSW juga mengaku kalau pelaku kerap memberinya uang berkisar antara Rp10.000-20.000 dan kerap mengancam akan menghabisi korban jika melaporkan kejadian tersebut. Mendengar pengakuan itu, keluarga RSW tidak terima dan langsung membawa korban ke Mapolres Padangsidimpuan untuk melaporkan pelaku.

Paman korban, Zulham Efendi mengatakan, keponakannya diancam sehingga menuruti permintaan pelaku untuk berbuat mesum. “Kami juga kaget setelah anak ini (keponakan) ditanya keluarganya. Dia baru mengaku kalau perbuatan itu sudah dilakukan sejak kelas 2 SMP,” kata Zulham.

Dia berharap polisi segera menangkap pelaku karena perbuatannya sudah merusak masa depan kepoanakannya.

 


Editor : Kastolani Marzuki