Siswi SMP di Padangsidimpuan Diperkosa Usai Buang Air Besar di Sungai

Liansah Rangkuti ยท Minggu, 04 Agustus 2019 - 06:35 WIB
Siswi SMP di Padangsidimpuan Diperkosa Usai Buang Air Besar di Sungai

Ilustrasi pemerkosaan. (Foto: Okezone)

PADANGSIDIMPUAN, iNews.id – Seorang siswi SMP diperkosa setelah buang air besar di sungai di Kecamatan Padangsidimpuan Angkola Julu, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara (Sumut). Pelaku berinisial JHH alias Bonjol (35), saat ini sudah diamankan polisi setelah mendapat laporan dari orang tua korban.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Padangsidimpuan AKP Abdi Abdullah menjelaskan, menurut hasil penyelidikan dan keterangan korban, kejadian ini berawal saat korban ke sungai untuk buang air besar. Lokasinya kebetulan dekat rumah pelaku.

Ternyata, pelaku sudah berencana buruk saat melihat korban. Saat korban selesai buang hajat, pelaku tiba-tiba mendatanginya. Pelaku kemudian menarik korban ke sebuah rumah kosong.

“Kebetulan rumah itu milik keluarga pelaku dan di situlah sang korban mengalami perlakuan bejat dari si Bonjol,” kata Abdi di Padangsidimpuan, Sabtu (3/8/2019).

BACA JUGA:

Ayah di Jeneponto Perkosa Anak Kandung Berulang Kali saat Istrinya Tak di Rumah

Kisah Kelam Gadis 13 Tahun di Padangsidimpuan, 6 Tahun Dicabuli Ayah Kandung

Abdi mengatakan, berdasarkan pengakuan korban, tersangka Bonjol diduga sudah merencanakan perbuatan bejatnya. Bahkan, pelaku menyekap korban selama tiga hari di rumah kosong itu. Selama itu pula, korban mengaku dicabuli dan diperkosa.

“Singkat cerita, korban ini sempat disekap di dalam rumah kosong itu selama tiga hari dan diduga pelaku melakukan aksi pencabulan terhadap siswi SMP itu,” katanya.

Atas perbuatannya, lanjut Abdi, pelaku terancam dikenakan Pasal 81 jo Pasal 82 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Sebelum penangkapan Bonjol, orang tua korban didampingi pendiri Yayasan Burangir Tabagsel, Timbul P Simanungkalit, membuat laporan terkait kasus pencabulan dan penyekapan ke Polres Padangsidimpuan dengan Nomor STPL 348/VIII/2019/SU/PSP, pada Jumat (2/8/2019). Dari laporan keluarga korban ke polisi, pelaku juga sempat meminta uang tebusan kepada keluarga korban.


Editor : Maria Christina