Soal Ratusan Bangkai Babi di Sungai Bederah, Ini Kata Gubernur Sumut Edy Rahmayadi

Stepanus Purba ยท Kamis, 07 November 2019 - 14:03 WIB
Soal Ratusan Bangkai Babi di Sungai Bederah, Ini Kata Gubernur Sumut Edy Rahmayadi

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi. (Foto: iNews.id/Stepanus Purba)

MEDAN, iNews.id – Keresahan warga dengan ratusan bangkai babi terjangkit virus hog cholera di aliran Sungai Bederah mendapat respons dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut). Gubernur Edy Rahmayadi menilai pembuangan bangkai ke sungai disebabkan ketidaktahuan masyarakat terhadap efek yang ditimbulkan.

Dia menegaskan, Pemprov Sumut akan menerbitkan surat edaran yang ditujukan kepada warga agar tidak membuang ternak mati ke sungai. Bukan hanya ternak, namun juga sampah lain yang dapat mengotori sungai.

"Saya akan mengeluarkan surat edarannya. Sungai harus bersih, tidak boleh menjadi tempat buang sampah ataupun bangkai ternak," ujar Edy, Kamis (7/11/2019).

BACA JUGA: Puluhan Bangkai Babi yang Mengambang di Danau Siombak Terjangkit Virus Hog Cholera

Soal sanksi yang akan diberikan kepada oknum warga yang membuang bangkai babi ke sungai, Edy mengungkapkan jika pemprov masih fokus untuk menempuh langkah persuasif. Kendati demikian, jika imbauan tetap dilanggar, pemerintah tak segan untuk mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) soal hal ini.

"Setelah nanti dikeluarkan pergub baru nanti diberikan sanksi. Ini kan belum ada. Kalau masih bisa dingatkan, mengapa harus diberikan sanksi," katanya.

Sementara soal wabah virus hog cholera yang menjadi penyebab matinya ternak bagi milik warga, pemprov saat ini sudah mengupayakan untuk mendapat bantuan vaksin dari pemerintah pusat.

"Kami akan dibantu pemerintah pusat jadi nggak sampai internasional. Mudah-mudahan bisa teratasi," tuturnya.


Editor : Donald Karouw