Suami Bacok Istri hingga Tewas di Hadapan 3 Anaknya di Gunungsitoli

Iman Jaya Lase ยท Jumat, 09 November 2018 - 09:12 WIB
Suami Bacok Istri hingga Tewas di Hadapan 3 Anaknya di Gunungsitoli

Kapolres Nias, AKBP Deni Kurniawan memperlihatkan parang yang digunakan tersangka untuk membantai istrinya dalam gelar perkara di Mapolres Nias, Jumat (9/11/2018). (Foto: iNews/Iman Jaya Lase)

GUNUNGSITOLI, iNews.id – Seorang pria di Kota Gunung Sitoli, Sumatera Utara, tega membacok istrinya sendiri hingga tewas. Perkaranya sepele, korban tidak mau menggosok punggung suaminya itu dengan balsem. Parahnya, aksi sadis pelaku dilakukan di depan ketiga anaknya.

Tersangka atas nama Melinus Ziliwu (36) warga Desa Hambawa, Kecamatan Gunungsitoli Utara, Kota Gunungsitoli, akhirnya ditangkap jajaran Polres Nias, Kamis (8/11/2018) malam tadi.

Informasi yang dihimpun, peristiwa mengerikan itu terjadi pada Kamis (8/11/2018) malam tadi sekitar pukul 20.45 WIB. Tersangka membunuh korban, menggunakan dua bilah parang. Dengan sadis dan tanpa ampun, tersangka membacok tubuh korban hingga langsung tewas di tempat kejadian.

Kapolres Nias, AKBP Deni Kurniawan, dari hasil pemeriksaan, pembunuhan itu ditengarai terjadi lantaran pelaku sakit hati terhadap korban yang enggan menggosok tubuhnya menggunakan balsam.

“Tidak terima dengan penolakan isterinya, pelaku dan korban langsung cekcok. Tersangka lalu mengambil parang dan membacok korban di depan ketiga anaknya yang masih berusia belasan tahun,” ucapnya, Jumat (9/11/2018).

Menurut Deni, keduanya memang sering terlibat cek cok mulut. Pelaku mengaku jika istrinya itu kerap tidak mempedulikan setiap permintaannya. “Bahkan korban katanya pernah melawan ibu tersangka dan memarahinya,” kata Deni.

Tersangka mengaku tidak pernah berniat membunuh istrinya itu. Namun lantaran emosinya yang sudah memuncak malam tadi, dia pun nekat menghabisi nyawa korban.

Akibat perbuatannya, tersangka kini mendekam di tahanan Polres Nias. Pelaku dijerat dengan Pasal 338 KUHP juncto Pasal 44 Ayat 3 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.


Editor : Himas Puspito Putra