Tolak UMP 2019, Ratusan Buruh Geruduk Kantor Gubernur Sumatera Utara

Stepanus Purba ยท Selasa, 06 November 2018 - 17:10 WIB
Tolak UMP 2019, Ratusan Buruh Geruduk Kantor Gubernur Sumatera Utara

Aksi demo buruh di Sumatera Utara yang menolak penetapan UMP 2019 di depan Kantor Gubernur Sumut. (Foto: iNews.id/Stepanus Purba)

MEDAN, iNews.id – Massa dari sejumlah elemen buruh yang tergabung dalam Aliansi Pekerja Buruh Daerah Sumatera Utara (APBD-SU) kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sumut di Jalan Diponegoro, Medan, Selasa (6/11/2018). Kedatangan ratusan buruh ini untuk mengekspresikan kekecewaan dan penolakan mereka terhadap penetapan upah minimum provinsi (UMP) 2019 Rp2.303.403 yang sudah disetujui Gubernur Edy Rahmayadi.

Dalan aksi demo itu, para buruh meminta Gubernur Edy Rahmayadi untuk merevisi ulang putusannya terkait penetapan angka UMP tersebut. Mereka menilai, kenaikan UMP yang hanya 8,03% ini membuat kesejahteraan buruh di Sumut semakin jauh dibandingkan dengan daerah lainnya di Indonesia.

"UMP Sumatera Utara saat ini sangat jauh dengan UMP DKI Jakarta yang sebesar Rp3,9 juta," ujar pimpinan aksi demo Natal Sidabutar, Selasa (6/11/2018).


BACA JUGA:

Sah, Gubenur Tetapkan Upah Minimum Provinsi Sumut 2019 Rp2,3 Juta

UMP Sumut 2019 Dinilai Tak Layak, Buruh Demo di Kantor Gubernur


Dalam orasinya, Natal mengungkapkan penetapan upah buruh seharusnya berdasarkan hitungan kehidupan layak di masing masing kabupaten/kota. "Jadi layak kami curigai bahwa dewan pengupahan Sumatera Utara ini dikuasai oleh kartel-kartel pemberi upah murah," ujarnya.

Pantauan iNews.id, aksi demo buruh menyebabkan polisi melakukan rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan para pengendara yang melintas seputaran Kantor Gubernur Sumut ke Jalan Kartini untuk menghindari kemacetan lalu lintas.


"Ada beberapa rekayasa jalan yang kami terapkan menindaklanjuti aksi demo ini. Kendaraan yang ke arah depan kantor gubernur kami alihkan ke Jalan Kartini, selanjutnya menuju Jalan Diponegoro dan ke Jalan Cut Mutia," ujar Kasatlantas Polrestabes Medan AKBP Juliani Prihatini.

Sampai berita ini diturunkan, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi tampak belum menemui para buruh yang menggelar demonstrasi. Sementara itu puluhan petugas kepolisian yang didominasi polwan tampak berjaga di depan gerbang kantor gubernur.


Editor : Donald Karouw