Uang Pemprov Sumut Rp1,7 Miliar Hilang di Mobil, Begini Reaksi Edy Rahmayadi

Stepanus Purba ยท Selasa, 10 September 2019 - 16:46 WIB
Uang Pemprov Sumut Rp1,7 Miliar Hilang di Mobil, Begini Reaksi Edy Rahmayadi

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi saat menjawab pertanyaan wartawan. (Foto: Dok.iNews.id)

MEDAN, iNews.id - Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengaku belum mendapatkan laporan terkait dengan hilangnya uang milik Pemprov Sumut sebesar Rp1,7 miliar dari dalam mobil yang sedang diparkir.

Edy mengaku baru akan menelusuri kabar terkait hilangnya uang yang rencananya dikelola Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sumatera Utara tersebut. 

Menurut Edy, jika benar uang milik pemprov hilang, hal tersebut merupakan kelalaian. Namun, Edy berharap tidak seharusnya uang tersebut hilang.

"Tidak boleh sampai hilang. Karena uang tersebut adalah uang rakyat. Tapi saya belum tahu soal ini. Jadi saya tidak bisa berkomentar," ucap Edy, Selasa (10/9/2019).

BACA JUGA: Uang Sekitar Rp1,7 Miliar Milik Pemprov Sumut Hilang dari Mobil saat Diparkir 

Sebelumnya, uang milik Pemprov Sumatera Utara yang akan dikelola Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sumaera Utara dikabarkan hilang.

Uang yang jumlahnya mencapai Rp1,7 miliar ini dikabarkan hilang di dalam mobil yang tengah terparkir di halaman kantor Gubernur Sumatera Utara, Senin (9/9/2019). 

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, uang tersebut sebelumnya diambil seorang aparatur sipil negara (ASN) dan ditemani tenaga honorer di lingkungan Pemprov Sumatera Utara dari Bank Sumut.

Namun setiba di kantor Gubernur, uang tersebut ditinggal di dalam mobil. Saat, kedua orang itu kembali untuk mengambil uang tersebut ternyata sudah tidak ada. 

Kabag Humas Pemprov Sumut M Ikhsan membenarkan soal kehilangan itu saat dikonfirmasi. “Iya, ini masih akan saya konfirmasi ke orang  keuangan,” kata Ikhsan, Selasa (10//2019). 

Saat ditanya terkait dengan kronologis dan jumlah pasti uang yang hilang, Ikhsan menerangkan bahwa pihaknya masih menelusuri informasi. Ikhsan berjanji bahwa pihaknya akan memberikan informasi jika sudah mendapatkan informasi detail. “Nominalnya kita belum tahu. Nanti saya akan informasikan,” ucapnya. 


Editor : Kastolani Marzuki