Viral, Polisi Baku Hantam dengan Sopir Ambulans di Tebingtinggi Gara-Gara Suara Sirene

Abdullah Sani Hasibuan ยท Sabtu, 02 November 2019 - 22:59 WIB
Viral, Polisi Baku Hantam dengan Sopir Ambulans di Tebingtinggi Gara-Gara Suara Sirene

Screenshot video saat oknum polisi dari dan sopir ambulans RS Sri Pamela baku hantam di simpang empat Kota Tebingtinggi, Sumut, Sabtu (2/11/2019). (Foto: iNews/Abdullah Sani Hasibuan)

TEBINGTINGGI, iNews.id – Video aksi baku hantam antara seorang oknum polisi dengan sopir ambulans yang sedang membawa pasien di Kota Tebingtinggi, Sumatera Utara (Sumut), Sabtu siang (2/11/2019), viral di media sosial. Insiden itu diduga karena polisi tersebut keberatan mendengar suara sirene ambulans.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa ini terjadi di Jalan KF Tandean, tepatnya di simpang empat Kota Tebingtinggi. Tampak dalam video berdurasi 32 detik itu, oknum polisi hendak mencabut kunci mobil ambulans Rumah Sakit Sri Pamela.

Namun, aksinya digagalkan sopir ambulans. Sopir ambulans tersebut langsung keluar dari mobil sambil mendorong polisi, hingga terjadi baku hantam antara keduanya.

 

BACA JUGA: Viral, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran Lempar Botol ke Lapangan Memprotes Wasit

 

Sopir ambulans Rumah Sakit Sri Pamela, Zulpan, yang terlibat baku hanta, dengan polisi, kejadian itu berawal saat dirinya membawa mobil ambulans. Dia membawa pasien ke rumah sakit umum untuk menjalani prosedur pemeriksaan medis Computerized Tomography (CT) Scan.

Di tengah perjalanan, tepatnya di lokasi kejadian di simpang empat, lalu lintas macet. Dia lalu mengklakson dan membunyikan sirene panjang agar pengendara lain memberi jalan untuknya. Namun, dia kembali menghadapi persoalan yang sama di sekitar lokasi tersebut.

Zulpan kembali membunyikan sirene panjang. Tidak jauh dari lokasi itu, dia melihat dua orang polisi yang sedang duduk. Saat itu pula, polisi mengeluhkan suara sirene dari mobil ambulans.

“Dibilang polisinya, bising kali kalian. Saya jawab, saya kan sedang membawa pasien. Dia bilang, yah kenapa rupanya kalau bawa pasien, dari atas kalian jalan,” kata Zulpan menirukan perkataan oknum polisi itu.

 

BACA JUGA: Viral, Video Ketua DPRD Jabar Tampar ASN di Gedung DPRD 

 

Mendengar perkataan itu, Zulpan pun merasa emosi. Dia kembali menjawab bahwa dirinya sedang membawa pasien. Tiba-tiba, oknum polisi itu mendatangi mobil ambulans, hendak mengambil kunci. Namun, Zulpan menolak, lalu keluar dari mobil ambulans. Keduanya pun terlibat baku hantam.

“Kunci saya mau diambil, enggak saya kasih karena saya bawa pasien,” kata Zulpan.

Kasat Lantas Polres Tebingtinggi AKP Syaripuddin Siagian menjelaskan tentang polisi dan sopir ambulans RS Sri Pamela yang baku hantam, Sabtu (2/11/2019). (Foto: iNews/Abdullah Sani Hasibuan)

 

Sementara pascakejadian itu, Kasat Lantas Polres Tebingtinggi AKP Syaripuddin Siagian langsung melihat kondisi pasien yang dibawa ambulans di Rumah Sakit Sri Pamela. Dia juga mengatakan perkelahian antara sopir ambulans dan salah satu oknum polisi di jalan terjadi karena salah paham. Keduanya sudah bertemu dan berdamai.

”Jadi ada kesahpahaman antara sopir dengan petugas kami. Mungkin karena suasana panas tadi dan macet, jadi mungkin timbul emosi sehingga terjadi kesalahpahaman. Tapi keduanya sudah bersalaman, masalah diselesaikan dengan cara kekeluargaan,” kata Syaripuddin Siagian.


Editor : Maria Christina