Viral Video Mahasiswa Demonstran Dipukuli Polisi, Polda Sumut Periksa 4 Anggotanya

Stepanus Purba ยท Rabu, 25 September 2019 - 11:14 WIB
Viral Video Mahasiswa Demonstran Dipukuli Polisi, Polda Sumut Periksa 4 Anggotanya

Petugas kepolisian menghalau para mahasiswa yang melakukan aksi unjuk rasa dengan menggunakan water canon di depan gedung DPRD Sumut, di Medan, Selasa (24/9/2019). Aksi yang diikuti mahasiswa dari berbagai kampus itu berakhir ricuh dan bentrok. (ANT

MEDAN, iNews.id – Video pemukulan oknum polisi terhadap mahasiswa yang berdemonstrasi di DPRD Sumut, viral di WhatsApp dan media sosial sejak Selasa (25/9/2019). Menyikapi video viral tersebut, Polda Sumut telah memeriksa empat polisi.

Dalam video yang viral tersebut, sejumlah polisi terlihat memukuli mahasiswa berjaket almamater warna hijau dengan tongkat. Mereka kemudian membawa mahasiswa masuk ke Gedung DPRD Sumut. Saat kejadian, demonstrasi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Medan yang menolak revisi UU KPK dan RKUHP, masih berlangsung.

Video viral yang menunjukkan sejumlah polisi memukuli mahasiswa saat demonstrasi di Gedung DPRD Sumut, Selasa (24/9/2019). (Foto: Istimewa)


Informasi yang dihimpun, keempat oknum polisi itu merupakan personel Polrestabes Medan. Tiga di antaranya bertugas di Satuan Sabhara Polrestabes Medan dan satu lainnya personel Provost Polrestabes Medan. Kempatnya diduga sebagai pelaku penganiayaan seorang mahasiswa dalam video yang viral sejak Selasa kemarin.

Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto menegaskan, akan memeriksa siapa pun anggotanya yang terlibat penganiayaan. Termasuk oknum polisi yang terekam dalam video amatir hingga viral tersebut.

BACA JUGA:

Demonstrasi Mahasiswa di Medan Ricuh, Kapolda Sebut Ada DPO Terorisme Menyusup

Pascademo Mahasiswa, 254 Dirawat Jalan dan 11 Menginap di RS

Agus mengatakan, gesekan antara polisi dan pengunjuk rasa biasa terjadi dalam demonstrasi. Apalagi, jika demonstrasi telah diciderai dengan aksi anarkistis.

“Gesekan biasa terjadi kalau unjuk rasa. Apalagi tadi kita juga dilempari batu. Tapi kalau ada penganiayaan, kami akan periksa. Begitu juga kalau ada perusakan dan penyerangan,” kata Agus di Medan, Selasa (24/9/2019) malam.

Agus mengatakan, empat oknum polisi masih dalam pemeriksaan terkait video yang viral di media sosial. Polisi juga memeriksa puluhan orang yang ikut dalam demonstrasi tersebut. Salah satunya RSL, seorang daftar pencarian orang (DPO) kasus terorisme.


Editor : Maria Christina