Walhi Sumut Nilai Polisi Terburu-Buru Menyimpulkan Sebab Kematian Golfried Siregar

Stepanus Purba ยท Selasa, 15 Oktober 2019 - 16:35 WIB
Walhi Sumut Nilai Polisi Terburu-Buru Menyimpulkan Sebab Kematian Golfried Siregar

WALHI Sumut saat berada di pemakaman Golfrid Siregar di Kampung Gereja, Kecamatan Tiga Dolok, Kabupaten Simalungun, Sumut, Selasa (8/10/2019). (Foto: WALHI Sumut)

MEDAN, iNews.id - Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sumatera Utara (Sumut) menilai polisi masih terlalu dini untuk menyimpulkan penyebab kematian dari aktivis Walhi, Golfried Siregar. Keluarga dan Walhi bahkan juga belum menerima hasil visum korban.

Direktur Walhi Sumut, Dana Tarigan mengatakan masih banyak hal yang belum diungkap terkait dengan penyebab kematian dari Golfrid. Polisi menurutnya masih fokus pada penyelidikan pasca korban ditemukan.

“Saksi yang diperiksa merupakan saksi pasca Golfried ditemukan, tidak ada saksi yang melihat langsung Golfrid terjatuh," kata Dana, di Medan, Selasa (15/10/2019) saat konfrensi pers.

BACA JUGA: Positif Temukan Alkohol di Cairan Lambung Golfried Siregar, Polisi: Kadar Belum Diketahui

Dia berharap polisi untuk tidak terlalu fokus terkait cairan lambung Golfried yang mengandung alkohol. Dia menilai, penyebab kematian korban akibat luka parah di bagian kepala karena benturan.

"Fakta-fakta terkait penyebab luka sampai saat ini belum dijelaskan oleh penyidik. Jadi kita minta hal tersebut juga disampaikan kepada kuasa hukum dan keluarga," katanya.

Selain itu, Dana juga meminta penyidik menyampaikan secara menyeluruh hasil visum dan autopsi terkait penyebab kematian Golfrid. Sampai saat ini keluarga dan kuasa hukum masih belum mendapatkan hasil visum dan autopsi korban.

BACA JUGA: 3 Pencuri Barang Milik Aktivis Walhi Sumut Golfrid Siregar Dibekuk Polisi

“Sehingga kita belum bisa mengamini penyebab kematian korban," katanya.

Walhi dan keluarga masih menunggu hasil visum dan autopsi dari Golfried. "Kita masih menunggu komitmen Polda untuk memberikan hasil tersebut sebagaimana komitmen polisi saat melakukan pemaparan dengan kita," kata Dana.

Sebelumnya, Golfrid Siregar mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik, Minggu (6/10/2019). Sebelumnya almarhum sempat dikabarkan hilang sejak Rabu (2/10/2019).

BACA JUGA: Detik-Detik Kematian Aktivis Walhi Golfrid Siregar, Ini Hasil Investigasi Polisi

Dia ditemukan seorang penarik becak yang kebetulan melintas di sekitar korban. Saksi selanjutnya membawa korban ke RS Mitra Sejati dan diarahkan untuk ditangani ke RSUP Haji Adam Malik karena tidak memiliki identitas.

Meski sudah mendapat penanganan intensif, nyawa korban tidak dapat tertolong. Polisi sebelumnya mengatakan ditemukan kandungan alkohol di cairan lambung korban. Di duga kuat, korban sempat minum minuman keras sebelum ditemukan tewas.

 


Editor : Umaya Khusniah