Walikota Jadi Tersangka Suap, Akhyar Minta Maaf kepada Warga Medan

Stepanus Purba ยท Kamis, 17 Oktober 2019 - 20:00 WIB
Walikota Jadi Tersangka Suap, Akhyar Minta Maaf kepada Warga Medan

Wali Kota Medan Dzulmi Eldin saat tiba di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (16/10/2019). (Foto: iNews/id/Ilma de Sabrini).

MEDAN, iNews.id - Wakil Walikota (Wawalkot) Medan, Sumatera Utara (Sumut) Akhyar Nasution meminta maaf kepada seluruh warga Medan pasca Walikota Medan, Dzulmi Eldin ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap oleh KPK. Dia berjanji Pemkot Medan segera berbenah dan peristiwa ini tidak akan terulang.

"Kami meminta maaf kepada masyarkat Kota Medan terkait hal ini (OTT), dan tolong berikan kepercayaan kepada kami ," kata Akhyar.

Dzulmi Eldin ditetapkan sebagai tersangka bersama Kadis PU Kota Medan, Isa Ansyari dan Kabag Protokoler Pemko Medan, Syamsul Fitri Siregar.

BACA JUGA: OTT KPK di Medan, Wali Kota Medan Dzulmi Eldin Diamankan Bersama 6 Orang

Terkait dengan setoran Kepala Dinas kepada Walikota Medan, Akhyar mengatakan agar melihat masalah tersebut secara fair. Dia berharap ke depan kepala daerah tidak dibebani hal- hal yang membuat mereka terjebak dalam praktik pelanggaran hukum.

"Semua pejabat negara tolong jangan dibebani dengan hal-hal yang lain. Sebagai pejabat memang ada uang operasional. Namun itu tidak akan cukup jika bebannya terlalu banyak," katanya.

BACA JUGA: OTT KPK di Medan, Wali Kota Dzulmi Eldin Diamankan Bersama Ajudan dan Kepala Dinas PUPR

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Wali Kota Medan, Tengku Dzulmi Eldin, sebagai tersangka suap terkait dengan proyek dan jabatan pada Pemerintah Kota Medan Tahun 2019. KPK menduga Eldin telah menerima uang suap terkait proyek tersebut.

Selain itu, KPK juga menetapkan Kepala Bagian Protokoler Kota Medan, Syamsul Fitri Siregar (SFI) sebagai penerima. Sedangkan, tersangka yang diduga sebagai pemberi suap adalah Kepala Dinas PUPR Kota Medan, Isa Ansyari (IAN).

“KPK meningkatkan status penanganan perkara ke penyidikan dan menetapkan tiga orang sebagai tersangka,” kata Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang, saat konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (16/10/2019).


Editor : Umaya Khusniah