Warga Medan Maimun Dihebohkan Penemuan Mayat Gantung Diri di Rumah Penjual Nasi Goreng

Stepanus Purba ยท Selasa, 22 Oktober 2019 - 12:11 WIB
Warga Medan Maimun Dihebohkan Penemuan Mayat Gantung Diri di Rumah Penjual Nasi Goreng

Ilustrasi penemuan mayat. (Foto: Okezone)

MEDAN, iNews.id – Warga Jalan Teratai, Kelurahan Hamdan, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), dihebohkan dengan penemuan mayat pria tergantung, Senin (21/10/2019). Pria bernama Zulham Effendi (29) itu ditemukan di dapur rumah penjual nasi goreng yang ditumpanginya selama tinggal di Medan.

Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, Iptu M Ainul Yaqin mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh pemilik rumah, Ismanidar. Awalnya Ismanidar yang sehari-hari bekerja sebagai penjual nasi goreng hendak ke dapur untuk mengambil bumbu.

“Namun, saat hendak ke dapur, Ismanidar mendapati pintu sudah dikunci dan tidak bisa dibuka. Dia kembali ke depan untuk menanyakan suaminya Al Zaiji terkait siapa yang mengunci dapur,” kata Ainul Yaqin, Selasa (22/10/2019).

 

BACA JUGA:

Petugas Kebersihan Dealer Mobil di Tasikmalaya Tewas Gantung Diri Diduga Masalah Ekonomi

Siswa Kelas 5 SD di Temanggung Gantung Diri dan Tinggalkan Surat Wasiat untuk Keluarga

 

Selanjutnya, Ismanidar dan Al Zaiji mendobrak pintu dapur. Mereka pun kaget menemukan Zulham Effendi sudah tergantung dengan tali yang terikat di beton. Setelah diperiksa, warga asal Huta Sukaramai, Kecamaran Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun itu sudah tidak bernyawa.

“Penemuan mayat ini kemudian diteruskan ke kepala lingkungan setempat dan selanjutnya diteruskan ke polisi,” ujar Ainul Yaqin.

Petugas Polsek Medan Kota yang menerima laporan kemudian ke lokasi untuk mengevakuasi korban dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).Polisi juga mengevakuasi mayat korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk divisum dan selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga.

“Korban dipastikan meninggal karena bunuh diri. Terkait penyebab korban bunuh diri masih dalam penyelidikan petugas,” ujarnya.


Editor : Maria Christina