Warga Sumut Diimbau Tak Ikut Aksi saat Sidang Sengketa Pilpres di MK

Stepanus Purba ยท Kamis, 13 Juni 2019 - 16:09 WIB
Warga Sumut Diimbau Tak Ikut Aksi saat Sidang Sengketa Pilpres di MK

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Agus Andrianto bersama dengan Pangdam I Bukit Barisan, Mayjen TNI MS Fadhillah saat apel gabungan di Lapangan Merdeka Medan. (Foto: Istimewa)

MEDAN, iNews.id - Kapolda Sumatera Utara (Sumut), Irjen Pol Agus Andrianto, mengimbau agar masyarakat tidak berangkat ke Jakarta untuk menghadiri sidang sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK). mengimbau agar masyarakat tidak berangkat ke Jakarta untuk menghadiri sidang sengketa Pilpres 2019 di  di wilayah masing-masing.

"Tidak usah ikut lah. Untuk apa ke sana, lebih baik cari kesejahteraan untuk diri sendiri dan keluarga," kata Agus usai Apel Konsolidasi TNI/Polri di Lapangan Benteng Medan, Kamis (13/6/2019).

Selain itu, dia juga berharap tidak ada kelompok massa yang berunjuk rasa selama persidangan berlangsung. Selain itu, para pasangan calon yang berkompetisi di Pilpres 2019 juga sudh meminta agar pendukungnya tenang.

Kapolda juga meminta masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban. Biarkan seluruh penanganan sengketa ini melalui proses yang konstitusional.

BACA JUGA: Amankan Sidang Sengketa Pemilu 2019 di MK, Polda Jatim Kirim 1.200 Personel

"Serahkan pada proses hukum yang berlaku," ujar Agus.

Pihak kepolisian, kata dia, sudah siap mengamankan wilayah Sumut selama proses persidangan. Semua akan dikoordinasikan lewat video conference.

"Nanti sebagian prosesnya ada di wilayah Sumut. Menggunakan video conference, di salah satu fakultas yang ada di Sumut," katanya.

Sebelumnya, personel gabungan dari TNI dan Polri menggelar apel gabungan di Lapangan Merdeka Medan dalam rangka pengamanan jelang sidang sengketa Pilpres 2019 di MK.

Apel tersebut diikuti seribuan pasukan gabungan TNI dan Polri. Selain itu diikuti petugas dari Dinas Perhubungan, Satpol PP, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas pemilu (Bawaslu).


Editor : Andi Mohammad Ikhbal