2 Bulan Kampanye Habiskan Rp30 Miliar, Sandi: Biaya Politik Itu Mahal

Kuntadi ยท Jumat, 16 November 2018 - 13:16 WIB
2 Bulan Kampanye Habiskan Rp30 Miliar, Sandi: Biaya Politik Itu Mahal

Cawapres Sandiaga Uno saat memberi keterangan pers dalam kunjungannya di DIY. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

SLEMAN,iNews.id – Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno buka-bukaan dalam kunjungannya di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Dia membeberkan, selama kurang lebih dua bulan masa kampanye berjalan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sudah menghabiskan dana hingga Rp30 miliar.

“Saya sampaikan biaya politik kampanye itu mahal,” ucap Sandi, di sela-sela kunjungan ke DIY, Jumat (16/11/2018).

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu menuturkan, tim pemenangannya saat ini bertekad menurunkan ongkos politik selama masa kampanye. Salah satu caranya dengan blusukan dan turun langsung menyapa masyarakat.

Seperti yang dia lakukan saat mengawali kunjungan ke DIY misalnya, dengan memilih sarapan soto bathok. Dulu cara seperti ini dianggap kurang pas, namun saat ini justru lebih efektif dan bisa mengangkat keberadaan UMKM yang ada di Indonesia.


BACA JUGA:

Untuk Jaga Kesehatan Selama Kampanye, Sandiaga Selalu Bawa Minuman Ini

Blusukan ke Sleman, Sandiaga Uno Janji Kembangkan UMKM

Sandi Sarapan Soto Bathok dan Temukan Tempe Tak Setipis ATM di DIY


“Intinya dengan simbiosis mutualisme seperti ini akan memotivasi masyarakat dan biaya (kampanye) juga semakin rendah,” ujarnya.

Disinggung soal dana kampanye yang semakin menipis, Sandi pun tidak menampiknya. Dia mengungkapkan, saat ini timnya masih mengupayakan donatur besar untuk ikut membiayai kampanye agar bisa tertutup kebutuhan.

Selain itu, Sandi mengakui juga sedang menunggu hasil survei (Prabowo-Sandi) di akhir tahun. Hal itu penting dan diperlukan untuk meyakinkan para donatur agar dapat memberikan dukungan.

Karena diakuinya, belakangan ini kondisinya berbalik. Bantuan dana justru banyak datang dari pengusaha kecil dan relawan yang peduli. Seperti yang baru dia terima dari Forum Masyarakat Santri Nusntara di sela sarapan pagi tadi. Mereka menyerahkan dukungan dana kampanye Rp10 juta.

“Ini tadi ada Rp10 juta. Kalau ada seribu sudah Rp10 miliar. Setiap bulan ada donator yang menyumbang nanti akan kami kalkulasikan,” katanya.

Sebab itulah, Sandi memberikan sinyal kampanye ke depan akan dibagi dalam beberapa pola. Inovasi akan dilakukan agar kampanye lebih bagus dan mampu menarik suara masyarakat.


Editor : Donald Karouw