2 Pengedar Obat Terlarang Ditangkap, 3.639 Pil Psikotropika Disita

Kuntadi ยท Jumat, 23 November 2018 - 15:29 WIB
2 Pengedar Obat Terlarang Ditangkap, 3.639 Pil Psikotropika Disita

Polres Bantul saat gelar perkara pengungkapan kasus obat terlarang. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

BANTUL, iNews.id – Satresnarkoba Polres Bantul berhasil menangkap dua pengedar obat terlarang di wilayah DIY. Selain meringkus keduanya, polisi juga mengamankan 3.639 butir pil piskotropika dari beberapa jenis dan merk sebagai barang bukti.

Kasat Narkoba Polres Bantul AKP Andhyka Dhonny mengatakan, kedua tersangka diamankan di dua lokasi berbeda. Mereka tidak saling mengenal dan berbeda jaringan dalam peredaran gelap obat-obatan terlarang.

Identitas tersangka pertama yang diamankan yakni AS (27) warga Bibis, Timbulharjo, Sewon, Bantul. Penangkapan AS berawal dari informasi yang diperoleh petugas adanya peredaran obat terlarang. Petugas yang merespons dengan menyelidiki informasi menangkap tersangka dengan barang bukti satu paket berisi 2 kardus bertuliskan Hexymer 2 Trihexyphenidyl 2.

Setiap satu kardus berisi dua toples yang berisi sekitar 1.000 butir. Petugas juga menemukan lima tablet Riklona Clonazepam dan enam butir obat bertuliskan huruf Y. “Tersangka ini mendapat paket kiriman dari Jakarta dan diedarkan ke Bantul dan sekitarnya,” ujar Andhyka.


BACA JUGA:

Dua Ibu Rumah Tangga di Palembang Jadi Bandar Ekstasi

Bawa Puluhan Kilogram Sabu dan Ribuan Ekstasi, 2 Kurir Divonis Mati


Tersangka kedua yakni MAR (23) warga Pruwatan, Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah (Jateng). Dia diciduk setelah petugas mengamakan seorang saksi di sekitar Jogja Expo Center (JEC) di Banguntapan, Bantul. Petugas melihat gerak geriknya mencurigakan dan dilakukan penggeledahan. Saat itu ditemukan satu toples yang berisi 62 paket ekonomis obat-obatan terlarang. Satu plastic kecilnya berisi 10 butir pil yang bertuliskan huruf Y dan satu pastik berisi 998 butir, serta sembilan butir pil.

Pemeriksaan saksi, seluruh barang terlarang itu milik MAR. Dari situlah petugas memburu tersangka MAR dan menangkapnya saat sedang berada di salah satu toko modern di wilayah Jalan Jenderal Sudirman, Yogyakarta. Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan satu paket ganja, satu linting ganja dan 10 butir pil dengan huruf Y.

“Setelah ditangkap, tersangka MAR ini mengakui barang yang disita dari saksi merupakan miliknya,” kata Andhyka.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 196 Undang-Undang (UU) RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan Pasal 62 UU RI Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika. Keduanya terancam hukuman maksimal lima tahun penjara dan denda maksimal Rp1 miliar.


Editor : Donald Karouw