2 Warga Tewas Tertabrak Kereta Api di Bantul dan Kulonprogo

Kuntadi ยท Senin, 16 September 2019 - 16:19 WIB
2 Warga Tewas Tertabrak Kereta Api di Bantul dan Kulonprogo

Petugas PMI bersama petugas Polsek Banguntapan mengevakuasi korban kecelakaan kereta api di Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, DIY, Senin (16/9/2019). (Foto: iNews.id/Kuntadi)

BANTUL, iNews.id – Dua mayat ditemukan tergeletak di pinggir rel kereta api di dua lokasi berbeda di DIY, yakni di Kabupaten Bantul dan Kabupaten Kulonprogo, DIY. Kedua korban tewas tertabrak kereta api yang tengah melaju. Namun, tidak ada yang mengetahui persis kejadian tersebut.

Salah satu korban bernama Sumodiharjo alias Sukir (71), warga Desa Tamanan, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul. Tubuh korban tergeletak di pinggir rel di wilayah Karangbendo Tengah, Bangutapan, Senin (16/9/2019). Sementara korban Suwandi (50), warga Desa Temon Wetan, Kecamatan Temon, ditemukan tewas di dekat perlintasan kereta di Temon Wetan, Sabtu (14/9/2019).

Informasi yang berhasil dihimpun iNews.id di lapangan, jasad korban Sumodiharjo, pertama kali ditemukan oleh Nur Kholis, warga setempat yang tinggal tidak jauh dari lokasi korban ditemukan, Senin (16/9/2019). Korban yang tengah berwudhu untuk melaksanakan salat subuh, melihat ada jasad pria tergeletak. Saksi kemudian memberi tahu tetangganya dan mengecek kondisi korban sebelum dilaporkan ke polisi.

BACA JUGA:

Minibus Elf Terguling di Jalinsum Asahan, Sopir Tewas Terlempar ke Jalan

Kereta Api Rapih Dhoho Tabrak Minibus di Jombang, Guru dan 3 Murid Tewas

Petugas Polsek Banguntapan yang mendapatkan informasi langsung meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP. Polisi menemukan korban tewas dengan kondisi luka di bagian kaki dan kepalanya.

“Kejadiannya tadi pagi. Petugas telah melakukan olah TKP. Jasad korban juga sudah dibawa ke RS Bhayangkara untuk divisum,” kata Kapolsek Banguntapan Kompol Suhadi, Senin (16/9/2019).

Sementara itu, korban Suwandi (50), warga Desa Temon Wetan, Kecamatan Temon juga ditemukan tewas di dekat perlintasan kereta di Dusun Jogahan, Temon Wetan.

Kapolsek Temon, Kompol Setyo Hery Purnomo mengatakan korban tertabrak kereta api Senja Utama tujuan Stasiun Tugu Yogyakarta dari Pasar Senen, Jakarta. Informasi pertama kali disampaikan masinis kereta kepada petugas penilik kereta api.

“Dari situlah dilakukan pengecekan dan saat ditemukan, korban sudah meninggal dunia. Jasad korban kemudian dibawa ke RSUD Wates untuk divisum,” kata Setyo.

Setyo mengatakan, sebelum kejadian itu, keluarganya memang sempat melihat korban di dekat rel. Menurut keluarga, korban mengalami gangguan jiwa.


Editor : Maria Christina