Pesawat Ultralight Jatuh, Vokalis Endank Soekamti dan Pilot Selamat

Kismaya Wibowo, Kuntadi ยท Selasa, 04 September 2018 - 19:05 WIB
Pesawat Ultralight Jatuh, Vokalis Endank Soekamti dan Pilot Selamat

Pesawat ultralight yang jatuh di Lapangan Udara Gading di Desa Gading, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul, DIY, Selasa sore (4/9/2018). (Foto: iNews.id/Kuntadi)

GUNUNGKIDUL, iNews.id - Sebuah pesawat super ringan atau jenis ultralight mengalami kecelakaan dan jatuh di sebelah barat Lapangan Udara Gading di Desa Gading, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul, DIY, Selasa sore (4/9/2018). Dua awak pesawat, selamat dan tidak mengalami luka dalam kecelakaan ini.

Informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, pesawat ultralight dengan seri PK S160 terbang dari Bandara Adisutjipto, Yogyakarta, dalam rangka latihan rutin. Pesawat ini diterbangkan oleh pilot Faslan Havisha (27) warga Besole, Pangungan, Trihanggo, Gamping, Sleman dengan co pilot Erik Kristianto (36), warga Jalan Kalimantan, Sinduadi, Sleman. Erik yang disebut-sebut sebagai pemilik pesawat ini dikenal dengan Erix Soekamti, vokalis dari grup band punk Endank Soekamti.

Kecelakaan berawal saat pesawat melintas di atas Pangkalan Gading, mesin pesawat tibaptiba mati. Pilot Faslan Havisha mengupayakan untuk mendarat darurat di Pangkalan Gading. Namun, angin yang bertiup sangat kencang sehingga pesawat sulit dikendalikan menuju ke landasan.

Akibatnya pesawat itu jatuh di sebelah barat Lapangan Gading, Playen, dan tersangkut di pohon. Kedua penumpang, baik pilot maupun co pilot selamat dan tidak mengalami luka.

“Tidak ada suara mesin, hanya seperti pohon tumbang, suara bruk begitu,” ujar Toto, salah seorang warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian.

Menurutnya, begitu mendengar suara benturan itu, dia langsung menuju ke lokasi kejadian. Saat itu, ada dua penumpang yang turun sendiri dari pesawat. Mereka tidak mengalami luka. “Tidak pakai seragam, hanya baju biasa, pakai celana jeans,” ujarnya.

Akibat kecelakaan ini, pesawat mengalami kerusakan bagian depan dan sayap akibat benturan dengan pohon. Kondisi pesawat masih berada di atas pohon. Polisi yang mendapatkan laporan langsung ke lokasi dan memasang garis polisi karena banyak warga berdatangan untuk melihat pesawat nahas tersebut. Upaya evakuasi pesawat masih menunggu tim dari Yogyakarta.


Editor : Maria Christina