Kulonprogo Kembangkan Pangan Lokal Lewat Lomba Cipta Menu

Kuntadi ยท Rabu, 05 September 2018 - 14:21 WIB
Kulonprogo Kembangkan Pangan Lokal Lewat Lomba Cipta Menu

Tim juri sedang menilai aneka menu olahan berbahan pangan lokal dalam Lomba Cipta Menu yang diselenggarakan oleh Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo, Rabu (5/9/2018). (Foto: iNews.id/Kuntadi)

KULONPROGO, iNews.id – Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo menggelar Lomba Cipta Menu menggunakan bahan pakan lokal, Rabu (5/9/2018). Lomba ini bertujuan untuk mengangkat potensi pangan lokal agar dapat menjadi alternatif diversifikasi pangan.

Sekretaris Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo, Maman Sugiri mengatakan, potensi bahan pangan lokal di Kulonprogo belum dimanfaatkan seoptimal mungkin. Bahan pangan lokal seperti aneka umbi, kacang-kacangan hingga sayuran kalah dengan beras dan gandum. Akibatnya pangan lokal yang kaya nilai gizi tidak bisa berkembang.

“Pemanfaatan pangan lokal ini masih kurang. Padahal manfaat dan nilai gizinya cukup tinggi,” kata Maman, saat membuka Lomba Cipta Menu kreasi bahan pangan di halaman kantornya, Rabu (5/9/2018).

Melalui lomba ini diharapkan masyarakat bisa lebih berkreasi dalam mengolah menu makanan. Bahan pangan lokal harus dikembangkan untuk menggantikan jagung dan nasi. Apalagi menyambut datangnya bandara baru, pangan lokal yang diolah dan dikemas menarik akan menjadi salah satu daya tarik bagi konsumen.

“Kalau bahan pangan ini dikembangkan, saat bandara jadi pasti akan ada nilai ekonomi di masyarakat,” ucapnya.

Kabid Pertanian dan Penyuluhan Dinas Pertanian dan Pangan, Trenggono Trimulyo mengatakan, lomba ini diikuti 12 perwakilan kelompok dari 12 kecamatan se-Kulonprogo. Setiap peserta diberikan kesempatan mengolah dan membuat kreasi makanan untuk menu pagi, siang dan malam. “Kreasi pangan lokal ini bebas, dari asalkan di luar beras dan gandum,” ujar Treggono.

Lomba ini diharapkan mampu menciptakan menu yang lebih bergizi, beragam dan aman, sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Apalagi, banyak menu protein yang bisa diambil dari luar daging.

Dalam lomba ini sejumlah peserta mampu menampilkan berbagai makanan olahan dari bahan lokal. Mulai dari mie ayam dari bahan umbi, nugget dari tempe, bakso dari singkong dan aneka sayuran dari bahan pangan lokal. Selain itu ada beberapa minuman hasil kreasi dari bahan-bahan yang banyak dijumpai di alam. “Membuatnya tidak susah, kami sering memasak dan mengonsumsi,” kata salah seorang peserta, Helmawati dari Nanggulan.

Untuk lomba kali ini dia mencoba mengkreasikan mie dari ubi, bakso dan singkong dan beberapa lauk dari sayuran. Menu ini dikreasikan setelah melakukan browsing di internet dan dipraktekkan.

Salah satu juri lomba, Esti Hartanti melihat kreasi pangan lokal dari para peserta sudah bagus. Mereka mampu menyajkan makanan lokal yang dikemas dalam berbagai menu olahan yang biasanya berbahan gandum, nasi ataupun daging. “Penyajian dan rasanya sudah bagus. Mereka cukup kreatif,” ucap Esti di sela penilaian.


Editor : Himas Puspito Putra