Polda DIY Pastikan Tersangka Kasus Kepiting di Bantul 1 Orang

Ainun Najib, Sindonews ยท Kamis, 06 September 2018 - 03:34 WIB
Polda DIY Pastikan Tersangka Kasus Kepiting di Bantul 1 Orang

Kapolda DIY Brigjen Pol Ahmad Dhofiri. (Foto: Dok.iNews.id)

YOGYAKARTA, iNews.id – Polda DIY menyatakan jumlah tersangka kasus penangkapan kepiting jumbo hanya satu orang, yakni Tri Mulyadi, nelayan di Pantai Samas, Bantul.

Sedangkan pemilik warung yang juga pengepul kepiting, Supriyanto yang sebelumnya berstatus tersangka dibatalkan karena dinilai tidak cukup bukti. “Satu saja, yang satu itu (Tri Mulyadi),” kata Kapolda DIY Brigjen Pol Ahmad Dhofiri, Rabu (5/9/2018).

Kapolda memastikan proses penegakkan hukum kasus kepiting jalan terus. Dia menilai langkah petugas Polair tidak salah dalam menegakan hukum. Namun, dalam penegakan hukum tersebut ada pertimbangan pertimbangan dan masukan kondisi masyarakat.

“Polair benar dalam menegakkan aturan, tetapi dalam penegakan hukum ada pertimbangan-pertimbangan, ada masuk-masukan. Kemarin Pak Yunus (Yunus Husen, Satgas 115 Kementerian KP) juga datang,” kata Kapolda.

BACA JUGA:

Kasus Kepiting Tetap Berlanjut, Tersangka Terancam Denda Rp250 Juta

Gara-Gara Kepiting, Nelayan dan Pedagang Ikan di Bantul Jadi Tersangka

Mantan Kapoltabes Yogyakarta ini meminta masyarakat bisa mengambil hikmah atas kejadian ini. Jika selama ini masyarakat menyebut bahwa tidak tahu tentang aturan pelarangan penangkapan kepiting dengan berat di bawah 200 gram maka kejadian ini bisa hikmahnya. “Ada kejadian itu kita ambil hikmahnya kalau memang ada aturan tidak boleh,” ujarnya.

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Bantul, Suyanto mendesak jika sang pengepul kepiting dibebaskan dari jeratan hukum maka sang nelayan penjual kepiting juga harus dibebaskan.

Barang bukti sebanyak 6 kilogram kepiting di bawah ukuran tidak semuanya milik tersangka Tri Mulyadi. Tri mengaku hanya menjual 2,7 kilogram kepiting dengan harga perkilogram Rp60.000.

Sementara polisi sebelumnya menyebut barang bukti seberat 6 kilogram. "Nah barang bukti yang 3 kilogram lebih itu sebenarnya milik siapa," katanya.

Sebelumnya disebut-sebut tersangka kasus ini dua orang, selain Tri Mulyadi, Supriyanto pemilik rumah makan sekaligus pembeli kepiting juga dijadikan tersangka. Polisi menemukan barang bukti kepiting ini dari rumah makan Supriyanto.


Editor : Kastolani Marzuki