Mayat Bayi Laki-laki Ditemukan Mengambang di Pantai Parangkusumo

Kuntadi ยท Kamis, 06 September 2018 - 09:48 WIB
Mayat Bayi Laki-laki Ditemukan Mengambang di Pantai Parangkusumo

Dua petugas SAR mengecek kondisi mayat bayi yang ditemukan di Pantai Parangkusumo, Dukuh Mancingan, Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, Bantul, Kamis (6/9/2018) dini hari tadi. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

BANTUL, iNews.id – Sesosok mayat bayi laki-laki ditemukan mengambang di Pantai Parangkusumo, tepatnya di Dukuh Mancingan, Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, (DIY) Kamis (6/9/2018) dini hari tadi. Diduga, bayi tersebut baru saja dilahirkan dan sengaja dibuang oleh orang tuanya.

Humas Kantor Basarnas Yogyakarta, Pipit Eriyanto mengatakan orok bayi ini ditemukan oleh warga yang tengah berada di lokasi kejadian. Saat itu saksi atas nama Agus dan Arismanto tengah berjalan di tepi pantai. Keduanya curiga dengan adanya bungkusan warna putih yang terbawa ombak ke tepian.

Saat didekati bungkusan itu ternyata berupa kain berwarna putih. Keduanya pun membuka bungkusan itu yang ternyata berisi orok bayi yang sudah dalam kondisi meninggal dunia. Temuan itupun dilaporkan ke Kantor Basarnas. “Saat ditemukan kondisinya sudah meninggal dunia,” ucap Pipit, Kamis (6/9/2018).

Petugas yang mendapatkan informasi, imbuh Pipit langsung mengecek ke lokasi kejadian. Temuan inipun dilaporkan ke polisi untuk kepentingan penyelidikan.

“Melihat kondisinya, orok tersebut sepertinya baru saja dilahirkan saat dibuang, sebab ari-ari bayi masih lengkap.  Bayi ini memiliki panjang 23 sentimeter dan kondisinya sudah cukup umur. Orok bayi itu dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda,” ujarnya.

Di samping itu, pagi ini Tim SAR masih melakukan upaya pencarian untuk menemukan pria misterius yang menceburkan diri ke laut pada Selasa (4/9/2018). Pencarian difokuskan di sekitar Pantai Pandansimo, tempat korban diketahui terakhir menceburkan diri ke laut.

Selain melakukan penyisiran di sepanjang pantai, Tim SAR juga masuk ke laut menggunakan perahu Jukung bersama dengan SAR Linmas Wilayah IV Bantul. Sampai berita ini diturunkan upaya pencarian belum membuahkan hasil. Selain dari SAR pencarian juga melibatkan SAR Linmas Bantul, Polairud, Pos Al dan sejumlah relawan dan PMI.


Editor : Himas Puspito Putra