Peringati Hari Perhubungan, Dishub Bersihkan Rambu dari Sampah Visual

Kuntadi · Jumat, 14 September 2018 - 04:11 WIB
Peringati Hari Perhubungan, Dishub Bersihkan Rambu dari Sampah Visual

Petugas Dishub Kulonprogo membersihkan sampah-sampah visual yang menutupi rambu lalu lintas di Wates. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

KULONPROGO, iNews.id - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kulonprogo memiliki cara unik untuk merayakan peringatan Hari Perhubungan. Para petugas dikerahkan untuk membersihkan sampah-sampah visual yang tertempel dalam rambu-rambu lalu lintas di seputaran Kota Wates.

Tepat pukul 08.00 WIB, Kamis (13/9/2018), para personel Dishub bergerak menuju lokasi-lokasi strategis yang ada di Kota Wates. Seperti di seputaran Monumen Nyi Ageng Serang, Alun-Alun Wates dan sepanjang jalan protokol di tengah kota.

Menggunakan peralatan dan mobil operasional para petugas membersihkan sampah visual yang tertempel dalam fasilitas perlengkapan jalan. Seperti rambu-rambu, lampu Apill hingga tiang lampu penerangan jalan Umum (LPJU). "Kegiatan ini untuk memperingati Hari Perhubungan yang jatuh pada hari ini," kata Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kulonprogo, Hera Suwanto di sela-sela memimpin kegiatan, Kamis (13/9/2018).

Aksi seperti ini, lanjut Hera, dilaksanakan serentak di lima kabupaten/kota di DI Yogyakarta. Semuanya turun ke jalan membersihkan rambu-rambu di wilayahnya. Harapannya masyarakat memiliki kesadaran dan ikut merawat rambu-rambu lalu lintas.

Menurut Hera, selama ini kesadaran warga untuk menjaga rambu lalu lintas masih rendah. Banyak pemilk usaha yang memasang iklan sembarangan. Mereka menempel poster atau stiker di rambu-rambu lalul intas. Tidak hanya mengotori keberadaan stiker dan iklan ini juga mengganggu pengguna jalan. "Kita prihatin masih banyak yang menempeli rambu dengan iklan," tuturnya.

Dinas Perhubungan juga akan membuat imbauan dan melakukan sweeping secara periodik untuk memantau rambu-rambu. Meskipun pemasangan iklan ini kerap dilakukan malam hari diluar jam kerja.

Salah seorang warga, Kurniawan Dwi mengapresiasi langkah dinas yang melakukan aksi peduli membersihkan sampah visual. Diakuinya kesadaran warga jntuk menjaga dan memelihara rambu masih rendah

Selain mengotori rambu, tidak sedikit yang melepas rambu. Seperti di Jalan utama Yogyakarta-Wates tepatnya di depan Balai Desa Kedungsari, Pengasih. Bahkan, ada sejumlah rambu yang hilang dan hanya tersisa tiangnya saja. "Rambu itu penting tapi banyak yang hilang dan dicoret. Bagus kalau dibersihkan seperti ini," ucapnya.

Hilangnya rambu-rambu ini cukup beralasan. Sebab, material rambu berasal dari seng alumunium. Jika dijual dipastikan ada nilai ekonomisnya.


Editor : Kastolani Marzuki