Pria Paruh Baya di Sleman Ditemukan Tewas Membusuk di Kamar Kos

Priyo Setyawan, Sindonews · Jumat, 14 September 2018 - 18:55 WIB
Pria Paruh Baya di Sleman Ditemukan Tewas Membusuk di Kamar Kos

Petugas mengevakuasi mayat Hastung Prana Galih, warga Kelurahan Surakarsan, Kecamatan Mergangsan, Kota Yogyakarta, yang ditemukan tewas membusuk di kamar kosnya di Jalan Perumnas, Condongcatur, Depok, Sleman, Jumat (14/9/2018) siang. (Foto: Sindonews/Priyo Setyawan)

SLEMAN, iNews.id – Seorang pria paruh baya ditemukan tewas membusuk di kamar kosnya, Jalan Perumnas, Condongcatur, Depok, Sleman, Jumat (14/9/2018) siang. Korban yang berumur 54 tahun tersebut ditemukan dalam posisi tidur telentang di atas tempat tidur dan sudah mengeluarkan bau yang tidak sedap.

Diperkirakaan, korban yang diketahui bernama Hastung Prana Galih, warga Kelurahan Surakarsan, Kecamatan Mergangsan, Kota Yogyakarta, itu sudah meninggal tiga hari lalu. Korban sehari-hari bekerja sebagai sopir angkutan barang dan baru sebulan tinggal di kos tersebut.

Korban pertama kali ditemukan oleh tetangga kosnya, Ridwan. "Awalnya saya mencium bau menyenggat dari kamar itu (Hastung). Tadinya saya kira itu bangkai tikus," kata Ridwan, Jumat (14/9/2018).

Lantaran baunya semakin menyengat, Ridwan bersama teman lainnya mendatangi kamar Hastung. Namun saat di depan kamar, pintunya terkunci. Ketika dipanggil-panggil, tidak ada jawaban, sehingga Hastung dikira sedang tidak berada di kamar.

"Untuk mengetahui itu bau apa, saya kemudian naik ke atas genting dan melihat korban tidak bergerak dengan posisi tidur telentang di atas tempat tidur," katanya.

Untuk memastikannya, Ridwan dan teman-teman lalu membuka paksa pintu kamar. Dan ternyata Hastung sudah meninggal dunia. Kejadian ini selanjutnya dilaporkan kepada warga sekitar dan ke Polsek Depok Timur.

Petugas Dokpol Polres Sleman, Rayhan M Bale mengatakan, dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihaknya pun belum dapat memastikan apa penyebab kematian Hastung.

“Diperlukan identifikasi dan penyelidikan lebih lanjut. Untuk kepentingan itu, jenazah korban dibawa ke Rumah sakit Bhayangkara Polda DIY,” ucapnya.


Editor : Himas Puspito Putra