3 Dusun di Lereng Merapi Dihujani Abu Tipis, BPPTKG: Jauhi Radius 3 Km

Gunanto Farhan ยท Selasa, 19 Februari 2019 - 01:11 WIB
3 Dusun di Lereng Merapi Dihujani Abu Tipis, BPPTKG: Jauhi Radius 3 Km

Guguran awan panas Gunung Merapi mengakibatkan tiga dusun di lereng gunung tersebut diguyur hujan abu tipis. (Foto: iNews.id/Gunanto Farhan)

SLEMAN, iNews.id – Tiga dusun di lereng Gunung Merapi diguyur hujan abu vulkanik tipis dampak dari guguran awan panas yang dimuntahkan gunung teraktif di dunia itu.

Petugas Pos Pemantau Gunung Merapi Kaliurang, Heru Suparwoko mengatakan, laporan yang diterima dari masyarakat hujan abu vulkanik itu menyasar beberapa dusun di lereng Merapi yakni, Dusun Kalitengah Lor, Glagaharjo, dan Cangkringan, Kabupaten Sleman. “Dari masyarakat tadi menyampaikan hujan abu tipis di Kalitengah Lord an sekitarnya,” ucapnya, Senin (18/2/2019).

Heru mengimbau kepada warga untuk lebih mewaspadai aktivitas vulkanik Gunung Merapi yang belakangan terus mengeluarkan guguran awan panas. “Imbauan kepada warga masih sama untuk tidak beraktivitas dalam radius 3 km dari puncak. Tapi, warga harus lebih waspada lagi,” katanya.

Sepanjang Senin (18/2/2019) pagi hingga sore, gunung di perbatasan DIY dan Jawa Tengah itu tercatat sudah mengeluarkan 18 kali guguran awan panas. Dari jumlah tersebut, hanya sembilan guguran yang terekam kamera CCTV Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta.

Keluarnya awan panas tersebut ternyata disertai kolom asap setinggi 400 meter ke arah timur. Meski demikian, BPPTKG Yogyakarta memastikan kolom asap itu belum mengganggu penerbangan.

BACA JUGA:

Merapi 7 Kali Keluarkan Guguran Awan Panas, Warga Diminta Tenang

Kolom Asap Merapi Capai 400 Meter, BPPTKG: Belum Ganggu Penerbangan

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas, Desa di Boyolali Diguyur Hujan Abu

Heru mengatakan, guguran awan panas yang keluar dari puncak Merapi sejak pagi hingga siang terekam sebanyak 18 kali dengan durasi 21 hingga 71 detik dan mengarah ke hulu Kali Gendol. “Dari jumlah tersebut, sembilan di antaranya terpantau lewat kamera CCTV berupa awan panas guguran/ dengan jarak luncur antara 200 hingga 1 km. Tinggi kolom sekitar 400 meter condong angin ke timur,” kata Heru.

Selain di Sleman, hujan abu juga melanda Dusun Stabelan, Desa Telogolele, Kecamatan Selo, Boyolali, Jateng. Abu vulkanik tersebut diduga berasal dari Gunung Merapi yang sepanjang pagi hingga siang terus mengeluarkan guguran awan panas. Meski demikian, warga tidak panik dan tetap beraktivitas biasa.

Warga Dusun Stabelan, Reban mengatakan, hujan abu tipis sempat terjadi pagi tadi namun tidak berlangsung lama. “Ada hujan abu, tapi tipis. Warga sini tuh tenang-tenang saja,” ucapnya. 

 


Editor : Kastolani Marzuki