5 Program Studi UMY Mendapat Akreditasi A dari BAN-PT dan LAM-PTKes 2019

Kuntadi ยท Kamis, 17 Oktober 2019 - 01:15 WIB
5 Program Studi UMY Mendapat Akreditasi A dari BAN-PT dan LAM-PTKes 2019

Gedung Kembar Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. (Foto: Istimewa)

BANTUL, iNews.id – Sebanyak lima program studi di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mendapatkan akreditasi A. Para dosen terus didorong melakukan riset dan penelitian.

Akreditasi A diberikan dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) 2019 untuk Program Studi Magister Ilmu Hubungan Internasional dan Program Studi Ilmu Hubungan Internasional. Sementara akreditasi A dari LAM-PTKes 2019 diberikan kepada Program Studi Pendidikan dan Profesi Dokter Gigi, Program Studi Pendidikan dan Profesi Dokter, dan Program Studi Pendidikan dan Profesi Keperawatan.

“Hasil ini sesuai target UMY untuk meningkatkan Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) yang telah direncanakan hingga tahun 2022,” kata Kepala Badan Penjaminan Mutu (BPM) UMY, Duranto, di Bantul, Rabu (16/10/2019).

BACA JUGA: Kemenpora: Akreditasi BSANK Diharap Membuat Organisasi Olahraga Kian Profesional

Sebelumnya Program Studi Magister Ilmu Hubungan Internasional (MIHI), Program Studi Pendidikan Dokter, dan Program Studi Profesi Dokter Gigi mendapatkan akreditasi B. Program studi MIHI mendapatkan skor 366, Pendidikan Dokter mendapatkan skor 364, dan Profesi Dokter Gigi mendapatkan skor 367.

Selain itu, ada juga yang masih bertahan mendapatkan akreditasi A, yaitu Program Studi Pendidikan dan Profesi Keperawatan dengan skor 372 pada segi pendidikan keperawatan dan 373 pada segi profesi keperawatan.

“Kita targetkan ada 24 program studi dari 41 program Studi mendapatkan AIPT agar UMY menjadi kampus unggulan,” katanya.

BACA JUGA: 8 Rumah Sakit di Indonesia Raih Sertifikat Akreditasi Internasional

BPM akan terus menyusun strategi rancangan melalui pemetaan prodi dalam pembinaan akreditasi. Setiap prodi harus memiliki visi dan misi yang menonjolkan dan memiliki keunggulan.

“Kampus akan mendorong dosen untuk melakukan riset satu tahun sekali dan mendorong dosen untuk rutin melakukan kegiatan pengabdian masyarakat,” katanya.


Editor : Umaya Khusniah