8 Pelajar SMP Digulung Ombak Pantai Congot Kulonprogo, 2 Hilang

Kuntadi ยท Jumat, 22 Maret 2019 - 20:21 WIB
8 Pelajar SMP Digulung Ombak Pantai Congot Kulonprogo, 2 Hilang

Tim SAR gabugan masih berupaya mencari dua pelajar SMP yang tenggelam di Pantai Congot, Kulonprogo. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

KULONPROGO, iNews.id – Dua pelajar SMP di Kabupaten Kulonprogo, DIY, hilang dan enam lainnya selamat setelah digulung ombak saat berenang di Pantai Congot, Temon, Kulonprogo, Jumat (22/3/2019) sore.

Kedua korban yakni, Okta Syahrozi Ilham (13) dan M Nizar, semuanya siswa kelas 1 SMP 2 Temon. “Semuanya ada delapan, tetapi dua teman saya yang hilang itu mandinya ke tengah,” kata Arfiano Defri Saputra, salah satu korban selamat.

Arfiano menuturkan, kedatangannya ke Pantai Congot bersama tujuh temannya itu semula hanya untuk bermain motocross dan mencari undur-undur. Namun karena kondisi ombak laut tidak begitu besar dirinya dan teman-temannya tertarik untuk mandi air laut.

Sebelum peristiwa nahas yang menimpa kedua temannya terjadi, Arfiano mengaku sudah mengingatkan kepada kedua temannya itu untuk tidak terlalu berenang ke tengah laut. “Tapi, mereka tetap nekat berenang ke tengah. Tiba-tiba ada ombak besar yang menyeret tubuh teman saya hingga tenggelam,” ucapnya.

BACA JUGA:

Kakek 60 Tahun Ditemukan Tewas Mengapung di Waduk Sampang

Tragis, 3 Bocah Tewas Tenggelam Dalam Kubangan Galian C di Karanganyar

Kedua korban merupakan warga terdampak bandara dan rumahnya direlokasi. Okta tinggal di relokasi Janten. Sedangkan M Nizar tinggal di relokasi Palihan. Keduanya sebenarnya jarang bermain di laut. Namun justru ajakan teman-temannya membuat mereka bermain air.

Sampai saat ini upaya pencarian kedua korban terus dilakukan tim SAR, Basarnas bersama TNI/Polri. Pencarian difokuskan di sekitar lokasi kejadian dan ke arat barat dan timur. Namun sampai berita ini diturunkan kedua korban belum berhasil diketemukan.

“Kita akan terus lakukan pencarian bersama dengan Polairud, SAR dan relawan dan warga,” kata Kapolsek Temon, Kompol Setyo Hery Purnomo.

Untuk memaksimalkan pencarian, akan didirikan posko pencarian di Pantai Glagah. Posko ini akan melibatkan sejumlah pihak dari polisi TNI, sampai SAR dan relawan. Mereka akan melakukan pencarian untuk menemukan jasad kedua korban.

 


Editor : Kastolani Marzuki