Ada Tol Trans Jawa, Jumlah Penumpang Pesawat di Adisutjipto Diprediksi Turun

Kuntadi ยท Rabu, 29 Mei 2019 - 16:16 WIB
Ada Tol Trans Jawa, Jumlah Penumpang Pesawat di Adisutjipto Diprediksi Turun

Pemudik mulai memadati Bandara Adisutjipto Yogyakarta. Lebaran tahun ini, jumlah penumpang pesawat di bandara tersebut diprediksi mengalami penurunan. (Foto: Dok.iNews.id)

YOGYAKARTA, iNews.id – Jumlah penumpang di Bandara Adisutjipto, Yogyakarta mulai menunjukkan peningkatan. Memasuki H-7 Lebaran, jumlah pemudik meningkat 4-5 persen dari hari-hari biasa.

Peningkatan tersebut sudah dirasakan pada Selasa (28/5/2019) malam. “Sejak semalam sudah ada kenaikan sekitar 5 persen,” kata General manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Adisutjipto, Yogyakarta Agus Pandu Purnama, Rabu (29/5/2019).

Menurut Pandu, dua bandara di DIY baik Adisutjipto ataupun YIA (Yogyakarta International Airport), sudah siap menerima lonjakan penumpang. Posko mudik Lebaran juga sudah disiapkan di kedua bandara, termasuk dengan penambahan penerbangan (extra flight). “Kita ada 27 extra flight, di Adisutjipto dan 2 di YIA,” beber Pandu.

Extra flight di Bandara Adisutjipto dilayani untuk penerbangan malam hari. Sedangkan di YIA khusus siang hingga sore hari, sesuai dengan kemampuan layanan yang ada. Dua penerbanga di YAI, akan dilayani oleh Air Asia dan Garuda dengan tujuan Jakarta.  

BACA JUGA: Maskapai Batik Air Mulai Beroperasi di Bandara YIA Kulonprogo

Pandu menjelaskan, banyaknya extra flight di Adisutjipto lantaran maskapai sudah mengajukan jauh hari sebelumnya. Mereka belum mempersiapkan penambahan ketika YIA sudah beroperasi. Sehingga meskipun malam hari mereka sudah terlanjur memilih.

Di Bandara Adisutjipto sudah sangat padat. Setidaknya ada 188 penerbangan existing. Puncak lonjakan penumpang akan terjadi pada H-5 Lebaran dengan perkiraan 24.000 penumpang. “Kita prediksi turun, tahun lalu sampai 29.000 sekarang tol kan sudah ada (Tol Trans Jawa), kereta juga terus bertambah,” katanya.  

Di Bandara YIA, rata-rata penumpang mencapai 40 persen. Namun jumlah ini akan terus meningkat seiring dengan penambahan maskapai penerbangan.

Seperti dari Palangkaraya yang akan membawa 144 penumpang dari Palangkaraya dan 103 penumpang dari Jakarta. “Palangkaraya itu okupansinya cukup bagus, dan kita akan dukung sutlebus untuk melayani penumpang,” katanya. 

 


Editor : Kastolani Marzuki