Akhir Tahun, Penerbangan Bandara Adisutjipto Dipindah ke YIA Kulonprogo

Kuntadi ยท Selasa, 18 Juni 2019 - 19:08 WIB
Akhir Tahun, Penerbangan Bandara Adisutjipto Dipindah ke YIA Kulonprogo

Yogyakarta International Airport (YIA). (Foto: iNews.id/Kuntadi)

KULONPROGO, iNews.id – Sejumlah rute penerbangan Bandara Internasional Adisutjipto, Yogyakarta, akan dipindahkan ke Yogyakarta International Airport (YIA) selambat-lambatnya akhir tahun mendatang. Hal ini disampaikan General Manager (GM) Bandara Adisutjipto Yogyakarta Agus Pandu Purnama, seusai bertemu dengan Bupati Hasto Wardoyo di Kompleks Pemkab Kulonprogo, Selasa (18/6/2019).

“Target kami pembangunan Bandara YIA sudah selesai pada September mendatang. Nantinya akan diikuti dengan pemindahan rute penerbangan dari Adisutjipto,” ujar Agus.

Dia menungkapkan, Bandara YIA memiliki kapasitas terminal dan runway yang lebih panjang. Di samping itu, memiliki kesiapan untuk kargo yang dapat menampung hingga 500 ton per hari.

Agus menjelaskan, pemindahan ini akan dilaksanakan secara bertahap, menyesuaikan dengan kondisi di lapangan dan kesiapan masing-masing maskapai. PT Angkasa Pura I sudah menyurati sejumlah maskapai untuk mengurus rute kepindahan. Diharapkan, ketika bandara full operasional, semuanya sudah bisa pindah.

“Tidak hanya rute penerbangan domestik, namun juga untuk penerbangan internasional. Memang pindahnya tidak sporadis, tetapi bertahap,” ucapnya.

BACA JUGA: Maskapai Batik Air Mulai Beroperasi di Bandara YIA Kulonprogo

Saat ini penerbangan di YIA baru melayani dua maskapai. Citilink dengan rute YIA-Cengkareng. Kemudian Batik Air dari Cengkareng-YIA (PP), serta YIA-Palangkaraya dan Samarinda. Dalam waktu dekat batik juga akan membuka rute penerbangan ke Denpasar Bali.

“Kami kemarin sudah bertemu dengan Garuda. Saat ekstra flight animonya bagus dan mereka juga akan beroperasi. Lion juga akan membuka rute baru,” kata Agus.

Bandara YIA juga memiliki kapasitas cargo yang luas. Untuk domestik mencapai 300 ton dan internasioanal 200 ton. Setidaknya sudah ada tiga maskapai yang siap secara personel maupun fasilitas pendukung.

“Ketika nanti pindah, Adisutjipto akan digunakan untuk charter flight atau jet pribadi dan propiler seperti ATR,” ujarnya.

Project Manager Pembangunan bandara YIA PT Angkasa Pura I Tauchid Hadi Purnomo mengatakan, saat ini progress pembangunannya sudah 60 persen. Pekerjaan baru dimulai pada pekan ini, setelah sempat diliburkan pada lebaran silam.

 “Sekarang fokus kami untuk menyelesaikan pembangunan terminal dan fly over. Kalau airside kan sudah 100 persen,” tuturnya.


Editor : Donald Karouw