Aksi Klitih Kembali Terjadi di Yogyakarta, Seorang Pelajar Alami Luka Bacok

Kuntadi ยท Senin, 02 Desember 2019 - 17:38 WIB
Aksi Klitih Kembali Terjadi di Yogyakarta, Seorang Pelajar Alami Luka Bacok

Kapolsek Gondomanan Kompol Purwanto (tengah) memberikan keterangan pers tentang aksi klitih yang terjadi pada Minggu (1/1/2019) dini hari. (Foto: iNews/Kuntadi)

YOGYAKARTA, iNews.id – Aksi kekerasan di jalanan atau dikenal dengan klitih kembali terjadi di wilayah hukum Polresta (Kepolisian Resor Kota) Yogyakarta pada Minggu (1/12/2019) dini hari. Seorang pelajar bernama M Angga Tripranata (18) menjadi korban penganiayaan dan mengalami luka bacok pada tangan kirinya.

Aksi kekerasan dengan menggunakan senjata tajam ini terjadi ketika korban keluar mencari makan dengan mengendarai sepeda motor. Saat melintas di Jalan Brigjend Katamso, korban dikejar dua orang pelaku yakni RK (15) warga Umbulharjo dan RA warga Kotagede. Tanpa ada sebab yang jelas korban ditendang dan dibacok.

Tidak sampai di situ, pelaku terus memburu korban yang sudah dalam kondisi terluka. Hingga akhirnya korban terjatuh di depan Mapolsek Umbulharjo. Melihat hal itu, kedua pelaku kabur dan membiarkan korban terluka. Korban kemudian ditolong warga serta polisi dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.

 

BACA JUGA: Tangkap Pelaku Klitih, Polres Kulonprogo Sita Golok, Pisau dan Cutter

 

Setelah itu petugas kepolisian langsung melakukan penyelidikan dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Dari kejadian ini petugas melakukan pengembangan dan mengamankan dua orang pelaku kurang dari 24 jam.

“Kami awalnya mengamankan 12 orang pelaku, dua di antaranya menjadi eksekutor dan pengendara motor. Lainnya masih dalam penyelidikan,” jelas Kapolsek Gondomanan Kompol Purwanto didampingi Wakasat Reskrim Iptu Basungkawa dan Kasubag Humas Iptu Sartono, Senin (2/12/2019).

Dua dari 12 anak yang diamankan adalah RK dan RA. RK menjadi eksekutor pembacokan dan RA mengendarai sepeda motor. Polisi juga mengamankan beberapa barang bukti yaitu pedang, sabuk gear, dan juga motor yang dipakai.

“Kami masih lakukan pemeriksaan intensif untuk menentukan status mereka selanjutnya,” jelasnya.

 

BACA JUGA: Lagi Patroli Klitih, Polisi Malah Dapatkan Pengedar Pil Psikotropika

 

Dari keterangan RK, Kapolsek Gondomanan mengatakan kedua pelaku berkumpul di daerah Giwangan sebelum menjalankan aksinya. Mereka kemudian berkeliling kota.

Sampai di Jalan Brigjend Katamso, mereka diejek oleh seseorang yang tidak dikenal. Mereka tidak terima dan melakukan pengejaran. Mereka diduga salah sasaran dan mengira korban adalah rombongan orang yang dikejar.

“Pembacokan ini salah sasaran dan hanya berawal saling ejek di jalanan,” ucap Kapolsek Gondomanan.


Editor : Rizal Bomantama