Amien Rais Diperiksa Polisi, Simpatisan-Kader PAN Aksi di Mapolda DIY

Kuntadi ยท Rabu, 10 Oktober 2018 - 15:03 WIB
Amien Rais Diperiksa Polisi, Simpatisan-Kader PAN Aksi di Mapolda DIY

Sejumlah simpatisan menggelar aksi menolak kriminalisasi Amien Rais dalam kasus hoaks Ratna Sarumpaet di Mapolda DIY, Rabu (10/10/2018). (Foto: iNews.id/Kuntadi)

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

SLEMAN, iNews.id – Pemanggilan polisi kepada Amien Rais mengundang reaksi dari simpatisan dan kader Partai Amanat Nasional (PAN) DIY. Mereka menggelar aksi solidaritas di halaman Mapolda DIY dan mempertanyakan pemeriksaan Amien sebagai saksi kasus berita bohong atau hoaks yang dilakukan Ratna Sarumpaet.

Sebelum menggelar aksi di Mapolda DIY, para simpatisan ini melakukan longmarch dari dekat rumah ketua Dewan Kehormatan PAN itu. Mereka membawa poster dan spanduk bertuliskan “Tolak Kriminalisasi Pak Amien Rais, dan “#Save Amien Rais”.

Koordinator Aksi, Imam Sujangi mengatakan, Amien dimintai keterangan sebagai saksi salam kasus yang menyeret Ratna Sarumpaet. Namun, mereka menilai hal itu janggal dan ada kesan politis karena pemanggilan pertama langsung dilakukan kepada Amien Rais. Apalagi, sebelumnya masalah ini sudah mencuat lebih dulu dari sejumlah tokoh seperti Fadli Zon, Rachel Maryam dan beberapa tokoh lain.

“Mengapa Pak Amien yang pertama dipanggil polisi sebagai saksi kasus hoaks Ratna Sarumpaet,” ujar Imam Sujangi.

BACA JUGA:

Yusril Ihza Mahendra Minta Amien Rais Bijaksana dan Jangan Bikin Gaduh

Kasus Ratna, Mahfud MD Sarankan Amien Rais Penuhi Panggilan Polisi

Menurut Imam Sujangi, polisi harus memberikan penjelasan ke publik alasan pemanggilan itu. Sebab, Amien Rais merupakan tokoh reformasi dan juga pendiri PAN. Dengan pemanggilan itu, justru terkesan Amien Rais ikut terlibat dalam kasus hoaks yang dilakukan oleh Ratna Sarumpaet.

“Polisi harus bisa memastikan  tidak ada unsur politis atas pemanggilan Pak Amien sebagai saksi kasus hoaks Ratna Sarumpaet. Tidak ada kriminalisasi,” katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan, dalam kasus ini, posisi Amien Rais dan Prabowo sebagai korban kebohongan saja. Mereka telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka ke publik. Tidak ada niat untuk menyebarluaskan berita bohong karena peristiwa konferensi pers yang dilakukan Prabowo sebelum ada pengakuan dari Ratna Sarumpat. “Tidak ada alasan yang bisa diterima mengapa Pak Amien dipanggil sebagai saksi,” paparnya.

Simpatisan Amien Rais dan kader PAN DIY juga mendukung langkah Amien Rais yang akan membongkar kasus korupsi di negara ini. Ucapan itu harus bisa dibuktikan dan tidak sekadar gertak sambal saja. Dia menilai Amin memiliki data yang valid untuk diserahkan ke aparat penegak hukum.

“Kami mendukung upaya Pak Amien membongkar agar tidak menjadi alat bargaining politik, supaya semuanya terang-benderang,” ujarnya. 


Editor : Maria Christina