Antisipasi Hujan Abu Gunung Merapi, BPBD DIY Siapkan 30.000 Masker

Antara, Heru Trijoko ยท Minggu, 06 Januari 2019 - 11:21 WIB
Antisipasi Hujan Abu Gunung Merapi, BPBD DIY Siapkan 30.000 Masker

Gunung Merapi di perbatasan Jateng dan Yogyakarta tertutup kabut. Gunung tersebut beberapa kali memuntahkan lava pijar. (Foto: iNews.id/Heru Trijoko)

YOGYAKARTA, iNews.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY menyiapkan stok 30.000 masker bagi warga di kawasan lereng Gunung Merapi untuk mengantisipasi munculnya hujan abu tipis dari letusan Gunung Merapi.

Hujan abu tipis sebelumnya mengguyur Kali tengah Lor, Glagaharjo, Cangkringan, Sleman, pada Jumat (4/1/2019) setelah Gunung Merapi kembali memuntahkan lava pijar.

"Untuk mengantisipasi hujan abu masker sudah kami siapkan baik di tingkat provinsi maupun di kabupaten. Jumlahnya sangat mencukupi. Di BPBD DIY masih tersedia 30.000 masker," kata Kepala Pelaksana BPBD DIY Biwara Yuswantana di Yogyakarta, Minggu (6/1/2019).

Selain memastikan ketersediaan masker dan memgaktifkan seluruh posko, menurut Biwara, BPBD DIY juga telah berupaya meningkatkan kemampuan mitigasi bencana bagi warga di kawasan lereng Gunung Merapi.  "Kesiapsiagaan dan kapasitas masyarakat di sekitar lereng Merapi sudah kami siapkan sejak awal untuk menghadapi setiap ancaman bencana," kata dia.

BACA JUGA:

Malam Ini, Merapi Luncurkan Lava Pijar Sejauh 1,2 Km ke Kali Gendol

Malam Hari, Guguran Lava 500 Meter Meluncur dari Gunung Merapi

Gunung Merapi Keluarkan Guguran Lava, Warga Diminta Jauhi Radius 3 Km

Sebelumnya, hujan abu tipis disaksikan masyarakat di Kali Tengah Lor, Glagaharjo, Cangkringan, Sleman serta dua desa di Kecamatan Kemalang, Klaten mulai Jumat (4/1) dan Sabtu (5/1).

"Di Sleman (huja abu) mulai terpantau masyarakat pada Sabtu siang pukul 12.00 WIB, sedangkan di Klaten sudah terpantau sejak Jumat malam pukul 22.15 WIB," kata Perwura Regu Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD DIY Sumo.

Berdasarkan pantauan TRC, menurut dia, hujan abu tipis terpantau setelah munculnya luncuran guguran lava dari Merapi. Saat ini kawasan lereng Gunung Merapi cerah dan suah tidak terpantau sisa-sisa hujan abu yang berterbangan di kawasan itu. "Kemarin hujannya terpantau tipis-tipis sekali," kata dia.

Pada Jumat (4/1/2019) malam Gunung Merapi meluncurkan guguran lava pijar pada pukul 21.01 WIB dengan jarak luncur hingga 1,2 kilometer ke arah hulu Kali Gendol.

Hasil analisis morfologi kubah lava Gunung Merapi periode 27 Desember-3 Januari 2018 yang dirilis BPPTKG menyebutkan bahwa volume kubah lava mencapai 415.000 meter kubik dengan laju pertumbuhan mencapai 3.800 meter kubik per hari.

BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada level II atau Waspada dan untuk sementara tidak merekomendasikan kegiatan pendakian di gunung api itu kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian berkaitan dengan upaya mitigasi bencana.

Sedangkan untuk jarak aman pemantauan aktivitas Gunung Merapi oleh masyarakat yakni 3 kilometer dari puncak Gunung Merapi. 


Editor : Kastolani Marzuki