Balon Udara Jatuh Menimpa Rumah Warga di Sleman, Listrik Sempat Padam

Kuntadi ยท Kamis, 13 Juni 2019 - 13:45 WIB
Balon Udara Jatuh Menimpa Rumah Warga di Sleman, Listrik Sempat Padam

Petugas Polsek Mlati Kabupaten Sleman mengamankan barang bukti sisa balon udara yang jatuh di atas rumah warga, Kamis (13/6/2019). (Foto: iNews/Kuntadi)

SLEMAN, iNews.id – Sebuah balon udara berukuran cukup besar jatuh dan menimpa rumah warga di Jalan Desa Jatirejo, Sendangadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, Provinsi DIY, Rabu (12/6/2019) petang. Balon udara ini tersangkut di jaluran listrik sehingga sempat mengakibatkan listrik padam.

Balon udara berwarna kuning ini memiliki diameter sekitar 3 meter. Sementara panjangnya mencapai lebih dari 10 meter. Balon ini sebelumnya bertiup dari arah selatan. Namun, belum diketahui persis dari mana balon udara ini diterbangkan.

Salah seorang warga, Suyadi mengaku sempat melihat ada balon udara raksasa yang mau jatuh. Dia terus mengikuti hingga akhirnya balon itu tersangkut di kabel listrik dan mengenai sebuah rumah. “Tidak lama berselang, terdengar ledakan dan listrik padam,” ujar Suyadi.

BACA JUGA:

Wajib Tahu, Ini Syarat Terbangkan Balon Udara Tradisional

Kemenhub: Terbangkan Balon Udara Liar Bahayakan Keselamatan Penerbangan

Suara ledakan trafo yang cukup keras mengundang warga keluar rumah. Apalagi saat itu disertai dengan padamnya listrik. Warga selanjutnya menghubugi petugas PLN yang kemudian datang menurunkan balon. Tidak lebih dari satu jam, listrik kembali menyala normal.

Petugas Polsek Mlati yang datang langsung mengamankan barang bukti balon udara ke Polsek. Mereka akan berkoordinasi dengan PT Angkasa Pura I dan AirNav untuk tindak lanjut atas temuan ini.

“Kami amankan untuk penyelidikan. Nanti, kami akan koordinasi dengan Angkasa Pura dan Airnav,” ujar Kapolsek Mlati, Kompol Yugi Bayu.

Sebelumnya pihak bandara udara bersama dengan TNI AU sudah sempat mengamankan balon udara yang jatuh. Keberadaan balon udara ini cukup berisiko dan menganggu penerbangan. Sebab jika sampai masuk ke mesin pesawat, bisa membahayakan.


Editor : Maria Christina