Buka 112.000 CPNS Guru, Mendikbud: Ini Sejarah Rekrutmen Terbesar

Kuntadi ยท Rabu, 03 Oktober 2018 - 18:22 WIB
Buka 112.000 CPNS Guru, Mendikbud: Ini Sejarah Rekrutmen Terbesar

Ratusan guru honorer di Pekalongan saat berunjuk rasa menuntut diangkat langsung jadi PNS. (Foto: Dok.iNews.id)

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

SLEMAN, iNews.id – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membuka lowongan guru melalui seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 sebanyak 112.000 formasi untuk memenuhi kebutuhan tenaga pendidik di seluruh Indonesia.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbu) Muhadjir Effendy mengatakan, jumlah formasih guru pada penerimaan CPNS tahun ini merupakan yang terbesar sepanjang sejarah di Indonesia.

“Ada penerimaan 112 ribu guru. Ini sejarah recruitment guru dalam kemerdekaan RI yang terbesar,” kata Muhadjir Effendy di sela-sela menghadiri Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia 2018 di Sahid J-Walk Mall, Sleman, Rabu (3/10/2018).

Muhadjir menyebutkan, saat ini ada 735.806 guru honorer yang ada di Indonesia. Pemerintah juga tidak bisa memberikan jaminan mereka bisa secara otomatis menjadi CPNS. Namun peluang itu sangat terbuka untuk diisi para guru honorer melalui seleksi CPNS. “Peluangnya tetap harus ikut melalui seleksi CPNS,” ujarnya.

BACA JUGA:

Pelamar CPNS 2018 Capai 53.582 Orang, Terbanyak Incar Guru dan Bidan

Demo di Istana, Guru Honorer Tuntut Batas Usia CPNS 35 Tahun Dicabut

Bagi tenaga pendidik yang usianya sudah di atas 35 tahun, kata dia, masih ada peluang menjadi pegawai melalui seleksi calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Hal itu bisa diakomodasi dan diatur dalam undang-undang. “Aturan itu sedang ditelaah menkeu, ketika sudah ditandatangani presiden, dana akan bisa dicairkan,” katanya.

Mendikbud berharap akan semakin banyak tenaga honorer yang bisa diangkat baik dalam CPNS maupun PPPK, agar kesejahteraannya agar lebih bagus.

Di Kabupaten Kulonprogo, ada 123 orang tenaga honorer yang terancam tidak bisa mengikuti seleksi CPNS. Meski sudah puluhan tahun mengabdi sebagai guru honorer namun tidak bisa mendaftar. Penyebabnya usai mereka sudah di atas 35 tahun melebihi batas maksimal yang disyaratkan pemerintah.

Mereka berharap ada kebijakan Bupati Kulonprogo untuk mengakomodasi mereka melalui seleksi jalur khusus. “Kita berharap ada jalur khusus yang bisa mengakomodir honorer,” kata Sugeng Riyadi, guru honorer di Kulonprogo.

 


Editor : Kastolani Marzuki