Buya Syafii Maarif: Jokowi Presiden Pertama yang Datang ke Muallimin

Kuntadi ยท Kamis, 06 Desember 2018 - 13:21 WIB
Buya Syafii Maarif: Jokowi Presiden Pertama yang Datang ke Muallimin

Presiden Jokowi saat diacara milad satu abad Madrasah Muallimin dan Muallimat Muhammadiyah Yogyakarta, Kamis (6/12/2018). (Foto: iNews/id/Kuntadi)

YOGYAKARTA, iNews.id – Presiden Joko Widodo menjadi satu-satunya Kepala Negara yang pernah berkunjung ke Kampus Muallimin dan Muallimat Muhammadiyah Yogyakarta. Hal itu disampaikan alumni Madrasah Muallimin Ahmad Syafii Maarif atau akrab yang dikenal dengan nama Buya Syafii Maarif.

"Mungkin ini Presiden Indonesia yang pertama berkunjung ke sini, " ujar Buya Syafii dalam sambutannya di Peringatan Milad Satu Abad Muallimin-Muallimat Muhammadiyah di Yogyakarta, Kamis (6/12/2018).

Dia menuturkan, madrasah ini sudah didirikan sejak 1918 atau tepat satu abad. Saat ini jumlah siswanya mencapai 2.200 orang dari seluruh Indonesia. Setiap tahun, jumlah peserta didik yang tertarik untuk belajar terus bertambah. Namun karena kapasitasnya yang terbatas, banyak yang tidak bisa ditampung.


"Untuk itulah nantinya akan dibangun Kampus Terpadu Muallimin di Sedayu, Bantul. Saat ini lahannya sudah dibebaskan dan akan segera dibangun. Bahkan kementerian BUMN juga sudah siap untuk mendukung pembangunan, yang jika tidak ada kendala makan simulainya mulai awal tahun depan.


BACA JUGA:

Presiden Jokowi Buka Milad 1 Abad Muallimin-Muallimat Muhammadiyah

Peringati 100 Tahun, Madrasah Muallimin Luncurkan Perangko 1 Abad


Buya Syafii menegaskan, Muhammadiyah merupakan organisasi kemasyarakatan yang bergerak dalam bidang sosial, pendidikan dan juga kesehatan. Sudah banyak sekolah yang didirikan untuk mencerdaskan umat dan anak bangsa sehingga tidak ada salahnya jika negara membantu Muhammadiyah.

"Membantu Muhammadiyah berarti negara membantu negara sendiri," tuturnya.

Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan, dari Muallimin dan Muallimat telah banyak melahirkan tokoh-tokoh nasional di negara ini. Seperti Buya Syafii Maarif ataupun KH AR Fahrudin yang cukup melegenda di kalangan Muhammadiyah.

Melalui peringatan milad satu abad ini diharapkan bisa menjadi tonggak peradaban baru generasi Muhammadiyah yang berkemajuan. "Insya Allah Muallimin dan Muallimat akan menjadi pilar bangsa ini," ucapnya.

Dalam acara milad ini selain dihadiri Presiden Jokowi, juga ada Menteri BUMN Rini Soemarno, Mendikbud Muhadjir Effendy dan beberapa direktur BUMN. Sejumlah perusahaan BUMN juga siap untuk andil dalam pembangunan kampus tersebut.


Editor : Donald Karouw