Cegah Penyakit, Ribuan Ikan Mati di Laguna Pantai Trisik Dikuburkan

Kuntadi ยท Rabu, 12 Juni 2019 - 17:24 WIB
Cegah Penyakit, Ribuan Ikan Mati di Laguna Pantai Trisik Dikuburkan

Ikan mati di Laguna Pantai Trisik diduga akibat limbah. (Foto: iNews.id/Kuntadi).

KULONPROGO, iNews.id – Pemerintah Kabupaten Kulonprogo memutuskan untuk mengubur ribuan ikan di Laguga Pantai Trisik untuk menghindari timbulnya bau tak sedap. Terkait penyebabnya, sementara masih menunggu hasil uji laboratorium.

Kabid Pemberdayaan Nelayan Kecil dan Pengelolaan Pelelangan Ikan, Dinas Kelautan dan Perikanan Kulonprogo, Sugiharto mengatakan, sudah berkoordinasi dengan petambak udang. Rencananya ikan yang mati ini akan dikuburkan.

"Akan dikuburkan supaya tidak menimbulkan bau dan penyakit," kata dia kepada wartawan saat dikonfirmasi, Rabu (12/6/2019).

BACA JUGA: Ribuan Ikan Mati Mendadak di Pantai Trisik, Ini Hasil Temuan DKP Kulonprogo

Terkait penyebabnya, kata dia, masih menunggu hasil laboratorium dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DI Yogyakarta. Dari laporan warga, diduga karena racun H2S2 dari limbah pakan tambak udang.

Sementara itu, Kepala DLHK DIY, Sutarto mengatakan, hasil laboratorium sendiri tidak bisa dilakukan dengan cepat. Butuh waktu sekitar 14 hari untuk mengetahuinya.

Namun terkait dugaan masyarakat sekitar mengenai potensi pencemaran limbah, kata dia, sangat dimungkinkan terjadi. Alasannya, banyak limbah dari tambak udang yang dibuang langsung laguna, sehingga dapat menjadi penyebab ribuan ikan mati.

BACA JUGA: Diduga Keracunan, Ribuan Ikan di Laguna Pantai Trisik Mati

"Kita lihat nanti hasil lab-nya seperti apa. Kita ingin ada upaya menjaga lingkungan hidup bukan kasuistik saja," ujar dia.

Menurut dia, idealnya limbah dari tambak udang ini diolah terlebih dulu sebelum dibuang. Hal ini diperlukan agar tidak ada lagi kasus pencemaran yang menyebabkan ikan mati, apalagi Trisik merupakan daerah wisata.

"Jangan sampai citra pariwisata di DIY tercoreng kasus ini," katanya.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal