Disperindag Operasi Pasar, Harga Bawang Putih di Yogyakarta Masih Tinggi

Kuntadi ยท Rabu, 08 Mei 2019 - 23:45 WIB
Disperindag Operasi Pasar, Harga Bawang Putih di Yogyakarta Masih Tinggi

Disperindag Pemprov DIY menggelar operasi pasar bawang putih untuk menstablikan harga. (Foto: Dok.iNews.id)

YOGYAKARTA, iNews.id – Operasi pasar bawang putih yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY, belum mampu menekan harga bawang putih di pasar tradisional. Terbukti harga bawang tersebut masih tinggi di kisaran Rp60.000 per kilogram (kg).  

Pedagang Pasar Beringharjo, Lastri mengatakan, harga bawang putih hanya turun di bawah Rp5.000 per kg. Saat ini harga bawang putih masih tinggi sekitar Rp62.000an. Padahal dalam kondisi normal, hanya sekitar Rp30.000.

“Sebelum ada operasi pasar, harga bawang putih Rp65.000an. Memang turun, tetapi hanya sedikit saja,” ucapnya, Rabu (8/5/2019).

Pedagang lainnya, Harti mengaku harga bawang jenis kating dijual dengan harga Rp62.000 per kg. Menurut dia, operasi pasar yang dilaksanakan tiga hari ini tidak banyak membuat harga bawang putih murah. 

Begitu juga dengan penjualan, banyak masyarakat yang mengurangi jumlah pembelian. Jika ada yang beli kuantitasnya cukup terbatas. “Harganya masih tinggi, penjualan juga tidak banyak,” ujarnya.

BACA JUGA: Harga Bawang Putih Melonjak, Pemprov DIY Gelar Operasi Pasar

Masih tingginya harga bawang putih membuat konsumen mengurangi pembelian bumbu dapur tersebut. “Kita beli tetapi kita kurangi. Harapan kita pemerintah mampu menurunkan (harga bawang putih,” kata pembeli, Rina Kurniasih.

Sebelumnya Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY telah melakukan operasi pasar bawang putih dengan mendatangkan bawang impor dari China. Di Pasar Beringharjo dilakukan operasi pasar dengan menyediakan stok sebanyak tujuh ton. Namun upaya ini belum mampu menurunkan harga bawnag putih secara signifikan. 


Editor : Kastolani Marzuki