DIY Dikepung Banjir dan Longsor, Pertamina Salurkan Bantuan

Kuntadi ยท Selasa, 19 Maret 2019 - 19:36 WIB
DIY Dikepung Banjir dan Longsor, Pertamina Salurkan Bantuan

Penyerahan bantuan CSR Pertamina kepada masyarakat terdampak banjir dan longsor di DI Yogyakarta. (Foto: iNews.id/Kuntadi).

YOGYAKARTA, iNews.id – Hujan deras yang mengguyur DI Yogyakarta, menyebabkan bencana banjir dan longsor di sejumlah daerah, yakni di Kabupaten Kulonprogo, Bantul dan Gunungkidul. PT Pertamina melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) langsung menyalurkan bantuan.

Bantuan yang disalurkan ini berupa satu ton beras, 10 dus mi instan, 15 dus air mineral, perlengkapan kebersihan dan berbagai kebutuhan pokok lainnya.

Bantuan diserahkan di sejumlah posko bencana berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di tiga kabupaten tersebut. Secara simbolis bantuan diserahkan oleh Senior Supervisor CSR & SMEPP MOR IV PT Pertamina, Ujang Supriadi.

"Ini merupakan aksi cepat tanggap Pertamina untuk mmebantu korban dengan menyalurkan bantuan ke titik bencana," kata Manager Communication & CSR MOR IV, PT Pertamina, Andar Titi Lestari, Selasa (19/3/2019).

Menurutnya, PT Pertamina sebagai salah satu BUMN merasa ikut bertanggungjawab untuk meringankan beban masyarakat. Melalui aksi inilah, wujud nyata keberadaan Pertamina untuk senantiasa membantu masyarakat yang membutuhkan.

"Apalagi di wilayah DIY ada ribuan warga yang terpaksa mengungsi lantaran rumahnya terendam banjir dan terancam tanah longsor," ujar dia.

Bantuan sosial ini, kata Andar, menjadi salah satu bagian dari Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) dan komitmen Pertamina terhadap masyarakat. TJSL ini dilaksanakan serta diwujudkan dalam berbagai kegiatan CSR.
Mulai dari berbagai bidang diantaranya kesehatan, pendidikan, infrastruktur, lingkungan, pemberdayaan masyarakat dan manajemen bencana.

"Ini semuanya kita lakukan asebagai komitmen Pertamina terhadap masyarakat," kata Andar.

Di samping itu, Pertamina terus melakukan koordinasi dengan BPBD dan pemerintah daerah setempat terkait perkembangan bencana banjir dan longsor yang terjadi.

Koordinasi tersebut menjadi penting karena merupakan landasan bagi Pertamina dalam menjalankan distribusi bantuan ke titik-titik wilayah yang terdampak bencana.

Koordinator TRC BPBD Kabupaten Kulonprogo, Sunardi mengatakan, da sekitar 450-an pengungsi yang ditempatkan di Stadion Cangkring, Wates. Mereka berasal dari beberapa desa terdampak banjir akibat jebolnya tanggunl Sungai Serang.

Ada ratusan rumah di wilayah Desa Bendungan, Desa Tayuban, Panjatan hingga Kanoman yang terendam banjir dengan ketinggian mencapai satu meter.

"Bantuan ini sangat berguna, karena ada ratusan warga yang masih bertahan di pengungsian," ujar dia.

Sebagian warga yang mengungsi adalah para ibu-ibu dan manula. Mereka diungsikan karena tanggul sungai yang ada masih dalam proses pembangunan secara darurat.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal