Dukung Pendidikan, Pertamina Kenalkan PertafloSIM ke Belasan Perguruan Tinggi

Kuntadi ยท Kamis, 20 Juni 2019 - 02:10 WIB
Dukung Pendidikan, Pertamina Kenalkan PertafloSIM ke Belasan Perguruan Tinggi

Senior Vice Presiden (SVP) Research and Technology Center Pertamina,Dadi Sugiana mengenalkan teknologi PertafloSIM ke 19 perguruan tinggi di Kampus UGM Yogyakarta, Rabu (19/6/2019). (Foto: iNews.id/Kuntadi)

YOGYAKARTA, iNews.id - PT Pertamina (Persero) memperkenalkan hasil inovasi teknologi PertafloSIM ke 19 perguruan tinggi yang dikemas dalam program PertafloSIM Goes To Campus.

Kegiatan yang dipusatkan di Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta ini dihadiri para akademisi dari tiga program studi yakni Teknik Kimia, Teknik Mesin dan Teknik Perminyakan.

Senior Vice Presiden (SVP) Research and Technology Center Pertamina,Dadi Sugiana mengatakan, PertafloSIM merupakan software hasil inovasi para teknisi perminyakan Pertamina bersama dengan Research Consortium OPPINET Institut Teknologi Bandung (ITB), untuk menghitung aliran minyak dan gas (migas) dalam pipa sejak dari dasar sumur hingga ke permukaan dan titik serah atau titik jual (sales point).

“Ini hasil karya anak bangsa. Semoga bisa menjadi sarana pendidikan bagi para akademisi dan mahasiswa, agar terus menghasilkan inovasi yang berkelanjutan, dalam pengembangan teknologi migas di Indonesia,” ujar Dadi, pada acara PertafloSIM Goes To Campus, di UGM Yogyakarta, Rabu (19/6/2019).

BACA JUGA: Pakai Bright Gas, Bakmi Mbah Gito Diganjar Pertamina lewat Program Brightfood

PertafloSIM, lanjut Dadi, merupakan hasil kajian dan inovasi yang dirancang dalam waktu hampir 20 tahun, sehingga hasilnya bisa kompetitif dengan software yang dikembangkan di berbagai negara. 

PertafloSIM resmi telah diluncurkan pada bulan April lalu. Teknologi itu, kini telah diterapkan di sektor hulu Pertamina, menggantikan software produk luar negeri yang selama ini digunakan.

"PertafloSIM akan memudahkan para akademisi dan mahasiswa yang menggeluti teknologi migas di Indonesia, untuk penelitian  dan pengembangan kajiannya," ujar Dadi.

Dia mengatakan, saat ini, tantangan dunia perminyakan dalam instalasi produksi adalah penggunaan pipa baru. Butuh investasi yang besar agar operasional bisa optimal. Aplikasi ini tidak hanya memperhitungkan dengan kritis tetapi telah divalidasi. Dengan kasus-kasus nyata yang ada di keseharian dan semuanya telah teridentifikasi dengan baik.

“Pertamina siap untuk mendampingi perguruan tinggi yang memerlukan penjelasan lebih lanjut mengenai pemanfaatan software PertafloSIM untuk kegiatan pendidikan dan penelitian," katanya.

Dekan Fakultas Tehnik UGM, Prof Ir Nizam mengatakan adanya software ini sangat membanggakan karena Pertamina mampu memproduksi suatu software akan sangat bermanfaat. Kebutuhan energi saat ini terus tumbuh sejalan dengan pertumbuhan penduduk digantikan dengan laju pertumbuhan ekonomi dan sosialnya ganda.

“Semakin maju masyarakat, kebutuhan dan tuntutan akan gaya hidup melingkar dan itu translate ke energi potensial terus meningkat. Harus ada upaya efisiensi di sisi hulu,” kata Nizam. 

PertafloSIM Goes To Campus, diikuti peserta dari 19 perguruan tinggi di Indonesia. Peserta juga diberikan akses terhadap software PertafloSIM tanpa dipungut biaya. Dengan tagline-nya, Powerful - Productive – Efficient, PertafloSIM akan menjadi teknologi software masa depan di industri migas Indonesia.

Adapun 19 perguruan tinggi yang hadir dalam acara PertafloSIM Goes To Campus di UGM adalah Universitas Syiah Kuala, Universitas Sumatera Utara, Universitas Islam Riau, Universitas Sriwijaya, Universitas Lampung, Universitas Trisakti, Universitas Indonesia, Universitas Pertamina, Institut Teknologi Bandung, Universitas Diponegoro, Universitas Gadjah Mada, UPN Veteran Yogyakarta, Universitas Sebelas Maret, Universitas Brawijaya, Institut Teknologi Sepuluh November, STT Migas Balikpapan, Universitas Udayana, Universitas Hasanuddin dan Universitas Sam Ratulangi.

 


Editor : Kastolani Marzuki