Gelar Aksi Keprihatinan Konflik Papua, Masyarakat DIY: Kami Semua Bersaudara

Kuntadi ยท Jumat, 30 Agustus 2019 - 20:11 WIB
Gelar Aksi Keprihatinan Konflik Papua, Masyarakat DIY: Kami Semua Bersaudara

Massa Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat DIY saat menggelar aksi damai keprihatinan konflik Papua di Titik Nol Kilometer. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

YOGYAKARTA, iNews.id - Puluhan mahasiswa dan masyarakat Yogyakarta turun ke jalan menggelar aksi keprihatinan atas konflik yang terjadi di Papua.

Massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat DIY ini siap menjadikan Yogyakarta titik awal untuk terciptanya suasana damai dan nyaman di Papua.

Massa yang turun ini berasal dari berbagai elemen masyarakat di Yogyakarta. Mulai dari Aliansi Santri DIY, mahasiswa lintas kampus hingga beberapa ormas dan wakil rakyat melakukan aksinya di Titik Nol Kilometer Yogyakarta.

Sambil membentangkan berbagai poster, mereka melakukan orasi untuk mendukung terwujudnya suasana aman dan nyaman di Tanah Papua.

Koordinator Lapangan, Son Paat mengatakan, aksi ini diikuti sekitar 150an mahasiswa dan warga Yogyakarta yang peduli dengan rakyat Papua.

Mereka turun dalam aksi ini karena prihatin dengan konflik yang muncul dari informasi media sosial yang tidak benar atau hoaks. “Tidak ada yang mengucilkan atau menakuti rakyat Papua. Kami di Yogyakarta bersaudara dengan warga Papua," katanya. 

BACA JUGA: Pascademonstrasi Anarkistis, Kapolri Kerahkan Ribuan Personel Amankan Jayapura

Selama ini, kata dia, warga di Yogyakarta bisa menerima kehadiran mahasiswa Papua untuk sekolah ataupun kuliah dengan nyaman. Tidak pernah ada rasisme ataupun upaya untuk mendiskriminasikan mahasiswa Papua.

“Semuanya sama dan mendapatkan ruang yang sama untuk belajar seperti dengan mahasiswa dari provinsi yang lain. Kami ini saudara, kami siap membantu wujudkan Papua yang nyaman,” kata Son Paat.

Mahasiswa Papua yang ada di Yogyakarta juga tidak pernah merasa ketakutan ataupun intimidasi. Warga Yogyakarta siap menjamin keamanan warga Papua.

Bahkan berbagai elemen masyarakat di Yogyakarta sepakat untuk merangkul dan duduk bersama dengan seluruh warga Papua sebagai bagian dari NKRI.

Menurut Son Paat, aksi ini akan terus dilakukan sampai kondisi Papua benar-benar kembali aman dan nyaman. Mereka tidak hanya akan beraksi di Yogyakarta, namun akan mengajak seluruh warga di kota lain untuk menyuarakan yang sama.

Termasuk mengajak para pendukung capres 01 dan 02 untuk peduli dengan rakyat Papua. “Yogyakarta adalah miniatur Indonesia, kami ingin Papua dan Yogyakarta sinergis aman, nyaman, guyub," ujarnya.

Perwakilan Aliansi Santri DIY, Gus Sajaroh mengatakan rakyat Papua adalah saudara yang menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan dari Indonesia. Untuk itulah seluruh pelajar dan mahasiswa Papua yang ada di Yogyakarta untuk  terus belajar tanpa ada rasa takut.

"Kami masyarakat Yogyakarta siap menjaga kondusivitas masyarakat Papua. Tetaplah sekolah, kuliah di Yogyakarta, karena kita ini saudara,” katanya. 


Editor : Kastolani Marzuki