Hanum Rais Absen Rapat Paripurna, Fraksi PAN: Kami Hormati Proses Hukum

Kuntadi ยท Senin, 14 Oktober 2019 - 16:45 WIB
Hanum Rais Absen Rapat Paripurna, Fraksi PAN: Kami Hormati Proses Hukum

Anggota DPRD DIY dari Fraksi PAN Hanum Salsabila Rais mangkir dalam rapat paripurna. (Foto: Antara)

YOGYAKARTA, iNews.id – Anggota DPRD DIY Hanum Salsabila Rais absenr dalam rapat paripurna DPRD DIY, Senin (14/10/2019). Fraksi PAN belum mengetahui alasan mangkirnya putri Amien Rais dalam rapat tersebut.

Hanum diketahui dilaporkan ke polisi akibat cuitannya di media sosial yang menyatakan peristiwa penusukan yang menimpa Menko Pulhukam Wiranto merupakan rekayasa.

Wakil Ketua DPRD DIY, Suharwanto mengatakan, ada dua anggota yang tidak hadir dalam rapat paripurna. Yakni, Hanum Salabila Rais dari Fraksi-PAN dan Heri Dwi Haryono dari Fraksi NasDem PSI dan Demokrat. “Kita tidak tahu alasannya,” kata politisi PAN itu. 

BACA JUGA: Hanum Rais Dilaporkan ke Bareskrim Polri karena Cuitan soal Wiranto

Disinggung kasus Hanum, Suharwanto mengaku tidak bisa menanggapi banyak. Dia hanya menghormati proses hukum yang ada, setelah adanya pelaporan.  

“Kami hormati yang melaporkan Mbak Hanum, kami hormati pendapat Mbak Hanum, dan kami hormati proses hukum yang berlaku,” ujar Suharwanto.

Wakil Ketua DPD PAN DIY ini berharap apa yang terjadi ini harus menjadi bagian dalam proses pendewasaan politik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dari internal partai, tidak ada pelanggaran atura internal. Hal ini diserahkan sepenuhnya kepada pribadi Hanum. Hal ini semata-mata dilakukan, karena PAN tidak pernah melarang anggotanya berkomentar dan mengeluarkan pendapat. “Cuitan itu juga tidak melanggar koridor dan aturan di Dewan,” ucapnya.   

Meski telah menjadi polemik, PAN DIY belum melakukan komunikasi dengan Hanum. Termasuk menyiapkan langkah advokasi hukum juga belum ada.

Diketahui, politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Hanum Salsabiela Rais dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh kelompok relawan Jam'iyyah Jokowi-Ma'ruf. Putri Amien Rai situ dituduh membuat hoaks dan menyebarkan ujaran kebencian terkait kasus penusukan Menko Polhukam Wiranto.

BACA JUGA: Sekjen PDIP soal Wiranto Ditusuk: Hanya Hanum Rais yang Tak Percaya

Kordinator Jam'iyyah Jokowi-Ma'ruf Rody Asyadi menuturkan, pernyataan Hanum Rais ngawur dan tidak bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya. Sebagai figur publik, Hanum semestinya tidak mengeluarkan pernyataan sembarangan.

"Itu adalah berita bohong. Banyak masyarakat simpatik tapi Mbak Hanum memberikan statement, penilaian tentang penyerangan Pak Wiranto dan Kapolsek Menes itu rekayasa dan hanya caper dan bertujuan untuk pengucuran dana deradikalisasi dan sebagainya," kata Rody di gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (11/10/2019).

 


Editor : Kastolani Marzuki