Jadi Mualaf, Deviani Nathalia Mengaku Terinspirasi Sosok Mahfud MD

Kuntadi ยท Kamis, 28 November 2019 - 22:15 WIB
Jadi Mualaf, Deviani Nathalia Mengaku Terinspirasi Sosok Mahfud MD

Deviani Nathalia menjadi mualaf karena terinspirasi sosok Mahfud MD. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

SLEMAN, iNews.id - Deviani Nathalia Masahe mantan tenaga ahli Mahfud MD ketika menjadi Ketua Parampara Praja (Dewan Pertimbangn) Gubernur DIY menjadi mualaf setelah mengucapkan dua kalimat syahadat, Kamis (28/11/2019).

Prosesi pengucapan kalimat syahadat itu dipimpin Menko Polhukam Mahfud MD di serambi Masjid Darul Ikhrom Sambilegi Baru, Maguwoharjo, Sleman. Dalam prosesi ini, Devi didampingi oleh keluarga besar dan sahabatnya.

Selain itu, dihadiri tokoh masyarakat dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Mahfud tampak mengenakan baju batik warna coklat. Sedangkan Devi mengenakan gamis warna putih.

BACA JUGA: Mahfud MD Pimpin Pengucapan Dua Kalimat Syahadat Deviani Nathalia

Pengucapan dua kalimat syahadat itu berlangsung khidmat dengan diawali pembacaan ayat suci Alquran. Devi mengaku keluarganya memang berbeda keyakinan.

Deviani mengaku terinspirasi sosok Mahfud MD yang kala itu menjadi Ketua Parampara Praja. Dia menilai Mahfud MD yang kini menjabat Menko Polhukam sosok yang rendah hati dan selalu bersedia berdiskusi dengannya terkait agama.

"Saya hormati beliau mengidolakan, kagum dengan bagaimana cara pandang beliau. Saya lihat keseharian di kantor, beliau sederhana, rendah hati. Menjadi menteri tetap humble," ujar dia seusai bersyahadat di kawasan Sambilegi Baru, Kecamatan Maguwoharjo, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta (DIY), Kamis (28/11/2019).

Perempuan kelahiran Bantul 23 Desember 1992 ini, sejak kecil sudah sekolah di lingkungan Kristen, mulai dari SD hingga SMP. Kemudian dia melanjutkan pendidikan di SMA 10 Yogyakarta dan kuliah di UGM. "Saya tumbuh dan besar di keluarga berbeda agama," kata Deviani.

Selama ini, Deviani mengaku memiliki dua referensi agama, yakni dari sang ibu dan bapaknya. Banyak faktor yang mempengaruhi dia ingin pindah agama, mulai dari lingkungan teman hingga rekan sekantor.

Setelah masuk Islam, Deviani akan kembali ke Ternate untuk melaksanakan tugas sebagai PNS. Salah satu yang akan dilakukan dia akan mendalami ilmu agama. Dia berencana mencari guru atau kiai untuk membantunya. "Akan cari guru dan kiai untuk proses pembelajaran lebih baik lagi," katanya.

Deviani merupakan mantan tenaga ahli Mahfud MD ketika menjadi Ketua Parampara Praja (Dewan pertimbangan) Gubernur DIY.

Sebelumnya, Deviani menganut agama Kristen Protestan. Dia dibesarkan dalam lingkungan keluarga yang berbeda agama, ibunya Muslim dan ayahnya Kristen. Menko Polhukam itu mengaku tidak pernah mengajak atau memaksa Deviani untuk memeluk Islam.

BACA JUGA: Jadi Mualaf, Deddy Corbuzier Akan Bertemu Ma'ruf Amin Malam Ini Minta Didoakan

Mahfud justru tahu ada keinginan Devi untuk memeluk Islam saat dirinya menjadi Ketua Paramparapraja. Menurut Mahfud, saat itu keinginan untuk mengucapkan dua kalimat syahadat sudah disampaikan.

Hingga akhirnya, Devi keluar dari tenaga ahli Paramparapraja dan menjadi PNS di Ternate, Maluku. “Jadi ini sebelum saya menjadi menteri, kemarin disampaikan lagi dan hari ini kita laksanakan. Ini adalah mualaf qolbuha atas kesadaran diri untuk memeluk agama Islam," kata Mahfud.

Mahfud menambahkan, agama adalah persaudaraan. Tidak boleh bermusuhan karena beda agama. “Masuk Islam karena hidayah dan yang tidak tetap harus diperlakukan sebagai saudara untuk maju bersama-sama,” ucapnya.


Editor : Kastolani Marzuki