Jaksa ES Ditangkap KPK saat Izin Jenguk Anaknya yang Sakit di Solo

Kuntadi ยท Selasa, 20 Agustus 2019 - 17:23 WIB
Jaksa ES Ditangkap KPK saat Izin Jenguk Anaknya yang Sakit di Solo

asi Penerangan Hukum, Kejati DIY, Ninik Rahma Dwiastuti di Kejati DIY, Selasa (20/8/2019). (Foto: iNews.id/Kuntadi)

YOGYAKARTA, iNews.id – Kejaksaan Tinggi (Kejati) DIY membenarkan salah satu anggotanya terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (19/8/2019).

Oknum jaksa dari kejaksaan negeri (Kejari) Kota Yogyakarta itu diketahui berisinial ES. Dia merupakan jaksa fungsional di Kejari Yogyakarta.

“Jadi benar, pada Senin kemarin, ada anggota kami dari Kejari Yogyakarta yang terkena operasi tangkap tangan,” kata Kasi Penerangan Hukum, Kejati DIY, Ninik Rahma Dwiastuti di Kejati DIY, Selasa (20/8/2019).

Saat dilakukan penangkapan, kata dia, ES tidak masuk kerja. Dia izin untuk menjenguk anaknya yang sakit di Solo, jawa Tengah. Hingga belakangan tersiar kabar ikut terkena operasi tangkap tangan oleh KPK di Solo.

Dengan alasan inilah, yang bersangkutan melakukan tindakan yang sifatnya pribadi bukan sebagai institusi kejaksaan. “Ini murni pribadi. Tidak ada sangkut pautnya dengan institusi kejaksaan,” ujarnya.

Ninik memastikan dalam perkara ini, semuanya dilakuka secara pribadi. Apa yang dilakukan tidak diketahui oleh pimpinan. Sehingga tidak ada sangkut pautnya dengan tugas dan kinerja yang ada di kejati dan kejari. “Perbuatannya tidak diketahui pimpinan, karena izin yang ada menjenguk anaknya yang sakit,” ucapnya.

BACA JUGA:

OTT Jaksa, KPK Segel Laci dan Awasi 2 Ruangan di Kompleks Balai Kota Yogyakarta

Tiba di Jakarta, 5 Orang OTT di Yogyakarta Termasuk Jaksa Diperiksa KPK

Ninik mengatakan Kejati DIY merasa sangat prihatin atas kasus OTT yang melibatkan anggotanya. Kepada masyarakat, kejaksaan meminta maaf atas permasalahan yang muncul yang mengganggu kenyamanan.  

Ketika didesak tentang kronologis dan tindaklanjutnya, Ninik belum bersedia merinci. Kejati masih menunggu pendalaman kasus ini. “Ini masih didalami, perkembangan seperti apa kita tunggu dari pusat,” ucapnya.

Disinggung dengan kaitan Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D), Ninik memastikan tidak ada. “Tidak ada hubungannya T4PD. Dia tak dalam konteks perkara,” katanya.

Diketahui, KPK menangkap lim orang dalam operasi tangkap tangan (OTT). Mereka telah berada di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Selasa (20/8/2019) dan masih diperiksa secara intensif.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, mereka diperiksa terkait kasus dugaan suap proyek Pekerjaan Umum (PU) yang didampingi oleh Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D).

"Pagi ini, lima orang yang diamankan dalam OTT di Yogya kemarin telah dibawa ke Gedung KPK dan sekarang dalam proses pemeriksaan," ujar Febri saat dikonfirmasi.


Editor : Kastolani Marzuki