Jelang Puasa, Harga Sembako di Pasar Tradisonal DIY Merangkak Naik

Kuntadi ยท Selasa, 23 April 2019 - 16:14 WIB
Jelang Puasa, Harga Sembako di Pasar Tradisonal DIY Merangkak Naik

Harga sejumlah kebutuhan pokok di beberapa pasar tradisional di DIY merangkak naik jelang puasa Ramadan. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

YOGYAKARTA, iNews.id – Harga sejumlah kebutuhan bahan pokok di beberapa pasar tradisional di DIY mengalami kenaikan dua pekan jelang Ramadan. Meski demikian, kenaikan yang terjadi masih dalam ambang batas wajar.

Sekretaris Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) DIY, Tri Saktiyana mengatakan, selama sepekan TPID telah memantau harga di sejumlah pasar tradisional yang tersebar di lima kabupaten/kota di DIY menjelang bulan puasa. Yakni di Pasar wates (Kulonprogo), Pasar Wonosari (Gunungkidul), Pasar Niten (Bantul), Pasar Prambanan (Sleman) dan Pasar Beringharjo (Yogyakarta).

Menurut dia, hasil pemantauan memang ada beberapa komoditas yang harganya mengalami kenaikan. Sedangkan komoditas yang kerap ikut andil dalam inflasi cenderung masih stabil.

“Kenaikan ini masih dalam ambang batas wajar, sedangkan komoditas yang menyumbang inflasi justru lebih stabil,” kata Tri Saktiyana, di Kepatihan Yogyakarta, Selasa (23/4/2019).

BACA JUGA: Jelang Puasa, Harga Kebutuhan Pokok di Kulonprogo dan Gunungkidul Naik

Dia menyebutkan, beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga antara lain telur ayam, gula pasir, bawang merah, bawang putih, daging ayam, cabai dan juga ikan. Kenaikan tertinggi merupakan komoditas cabai rawit merah naik 44,16 persen, bawang putih sincau 8,9 persen, bawang putih kating 5,75 persen, bawang merah 4,82 persen, dan cabai merah keriting 4,29 persen.

Tri Saktiyana menjelaskan, kenaikan harga cabai dan bawang putih ini karena adanya peningkatan permintaan dari konsumen. Sedangkan pasokan dari produsen masih minim karena banyak yang sedang memasuki masa panen. “Meksi harganya naik, stok di pasar aman,” ucapnya.


Editor : Kastolani Marzuki