Jelang Ramadan, Makanan Berformalin dan Boraks Banyak Beredar di DIY

Kuntadi ยท Rabu, 24 April 2019 - 02:05 WIB
Jelang Ramadan, Makanan Berformalin dan Boraks Banyak Beredar di DIY

TPID DIY memantau harga daging dan bahan pokok lain jelang puasa Ramadan 2019. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

YOGYAKARTA, iNews.id - Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) DIY masih menemukan makanan yang mengandung bahan berbahaya, seperti boraks dan formalin saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga kebutuhan pokok jelang Ramadan.

Sidak harga sembako tersebut dilakukan di sejumlah pasar tradisional yang tersebar di lima kabupaten dan kota di DIY.

Sekretaris Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) DIY, Tri Saktiyana mengatakan, TPID akan menelusuri dari mana produsen bahan makanan yang mengandung zat berbahaya tersebut.

“Untuk bahan yang terbukti mengandung bahan berbahaya kita sita untuk dimusnahkan. Pedagang juga sudah membuat surat pernyataan untuk tidak menjualdagangan yang berbahaya,” katanya, Selasa (23/4/2019).

BACA JUGA: Jelang Puasa, Harga Sembako di Pasar Tradisonal DIY Merangkak Naik

Dia mengatakan, hasil pemantauan di beberapa pasar tradisional harga kebutuhan pokok jelang puasa Ramadan mulai mengalami kenaikan.

Dia menyebutkan, beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga antara lain telur ayam, gula pasir, bawang merah, bawang putih, daging ayam, cabai dan juga ikan. Kenaikan tertinggi merupakan komoditas cabai rawit merah naik 44,16 persen, bawang putih sincau 8,9 persen, bawang putih kating 5,75 persen, bawang merah 4,82 persen, dan cabai merah keriting 4,29 persen.

Tri Saktiyana menjelaskan, kenaikan harga cabai dan bawang putih ini karena adanya peningkatan permintaan dari konsumen. Sedangkan pasokan dari produsen masih minim karena banyak yang sedang memasuki masa panen. “Meksi harganya naik, stok di pasar aman,” ucapnya.

Untuk menjaga inflasi daerah, TPID DIY telah menyiapkan beberapa skema untuk menstabilkan harga. Di antaranya dengan menjaga kecukupan stok barang dan melakukan pengawasan lebih ketat.

Kepala Biro perekonomian dan SDA Pemda DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti mengatakan, Pemprov DIY akan melakukan sosialisasi kpeada masyarakat terkait kondisi harga sembako melalui media massa dan sosial. Termasuk melakukan ketersediaan stok dan stabilisasi harga. “Kita juga siap laksanakan pasar murah dan operasi pasar,” katanya.


Editor : Kastolani Marzuki