Kasus Pemerkosaan Mahasiswi UGM, Polda DIY Sudah Periksa 19 Saksi

Antara ยท Senin, 31 Desember 2018 - 17:19 WIB
Kasus Pemerkosaan Mahasiswi UGM, Polda DIY Sudah Periksa 19 Saksi

Aksi demo atas kasus kejahatan seksual yang dialami mahasiswi UGM. (Foto: dok iNews)



Hadi memastikan penanganan kasus itu akan terus berlanjut. Meski kasus itu telah terjadi pada tahun 2017 dan baru dilaporkan pada tahun 2018, menurut dia, tidak menjadi penghalang bagi kepolisian untuk terus melanjutkan kasus itu.

"Kapan pun suatu peristiwa pidana bisa dilakukan penyelidikan. Dalam perkara ini belum kedaluwarsa sehingga masih bisa dilakukan penyelidikan," kata Hadi Utomo.

Selain itu, menurut Hadi, surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) kasus itu juga telah dikirim ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) DIY. "Surat pemberitahuan dimulainya penyidikan sudah dikirim ke jaksa penuntut umum. Kalau beredar (informasi) bahwa kami mengeluarkan SP3, terlalu dini 'ngomong' SP3," kata Hadi.

Dia menekankan bahwa penyidikan kasus ini transparan. "Kami tahu ini menjadi perhatian publik. Maka, kami hati-hati. Kami akan melakukan (penyidikan) sesuai dengan KUHAP," katanya.

Seperti diwartakan HS diduga melakukan tindakan pelecehan seksual terhadap rekannya saat KKN di Pulau Seram, Maluku, pada tahun 2017. Korban merupakan seorang mahasiswi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol). Kasus itu mencuat di pertengahan 2018 setelah majalah kampus mengangkat peristiwa tersebut.


Editor : Himas Puspito Putra

Halaman : 1 2 Tampilkan Semua