Kemensos Pastikan Program Bantuan Sosial Pangan Sesuai Prinsip 6T

Diaz Abraham ยท Rabu, 07 November 2018 - 16:57 WIB
Kemensos Pastikan Program Bantuan Sosial Pangan Sesuai Prinsip 6T

Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita memukul gong sebagai tanda pembukaan acara evaluasi Program Bantuan Sosial Pangan yang berlangsung di Yogyakarta, 6-9 November 2018. (Foto: Kemensos).

YOGYAKARTA, iNews.id – Kementerian Sosial (Kemensos) terus memastikan agar Program Bantuan Sosial Pangan berjalan tepat sasaran. Evaluasi pun digelar untuk mengecek program tersebut sesuai ketentuan dan peraturan yang berlaku.

Forum evaluasi Program Bantuan Sosial Pangan dilaksanakan di Yogyakarta, 6-9 November 2018 dengan dihadiri dinas sosial provinsi/kabupaten/kota yang menerima program tersebut. Forum evaluasi ini digelar untuk memastikan penyaluran bantuan tersebut sesuai 6T, yakni tepat sasaran, jumlah, waktu, kualitas, harga, dan administrasi. Selain itu, guna mencari solusi terhadap kendala yang dihadapi.

Menteri Sosial (Mensos) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, Program Bantuan Sosial Pangan sangat ampuh dalam mengentaskan kemiskinan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Maret 2018, angka kemiskinan menembus single digit yakni 9,82 persen atau setara dengan 25,95 juta orang.

BACA JUGA: Kurangi Tingkat Kemiskinan, Kemensos Sinergikan Seluruh Model Bansos

Selain ketepatan waktu penyaluran Bantuan Sosial Beras Sejahtera (Rastra) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) pada Kwartal I, penurunan tingkat kemiskinan tak lepas dari dukungan pemerintah daerah melalui Tim Koordinasi Pelaksanaan Bantuan Sosial Pangan. Untuk itu, Agus mengapresiasi kinerja dari berbagai pihak yang menyukseskan proses tersebut.

"Saya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah dan pemerintah kabupaten/kota, kepada Bank Himbara dan Perum Bulog, serta kepada para pendamping Bantuan Sosial Pangan, para pejuang kemanusiaan yang telah mengabdikan diri dalam membantu KPM yang memerlukan bantuan,” ujarnya di Yogyakarta, Rabu (7/11/2018).

Tercatat sejak Januari 2017, Program Bantuan Sosial Pangan meliputi 16 provinsi dan 44 Kota. Pada 2018, program ini diperluas menjadi 12 provinsi dan 151 kabupaten/kota di seluruh Indonesia dengan sasaran Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mencapai 10.000 orang.

Pada 2019, pemerintah akan menambah kuota KPM menjadi 15.000 orang. Pada tahun sama, Bantuan Sosial Rastra diharapkan bisa beralih menjadi Bantuan Pangan Non-Tunai.

Untuk itu, Mensos Agus meminta kepada pemerintah daerah yang masih melaksanakan Bantuan Sosial Rastra agar melakukan langkah-langkah persiapan.

BACA JUGA: Mensos Agus Gumiwang Berikan Bantuan Korban Gempa ke Sumenep

Bentuknya berupa pembaruan data KPM, koordinasi dengan kantor cabang bank Himbara untuk sosialisasi dan distribusi KKS kepada KPM, penyiapan e-Warong/agen bank tempat transaksi Bantuan Sosial Pangan, dan memastikan kesiapan stok bahan pangan di e-Warong.

“Kementerian Sosial terus berupaya melakukan perbaikan-perbaikan dalam penyaluran bantuan sosial secara transparan dan akuntabel untuk mewujudkan prinsip 6T. Dengan demikian, diharapkan penyaluran bantuan secara non tunai ini berdampak positif bagi masyarakat,” kata Agus.

Program Bantuan Sosial Pangan dilakukan untuk meningkatkan ketepatan kelompok sasaran, memberikan nutrisi yang lebih seimbang, memberi lebih banyak pilihan dan kendali kepada rakyat miskin, mendorong usaha eceran rakyat, serta memberikan akses jasa keuangan pada rakyat miskin. Selain itu, program BPNT juga diharapkan berdampak positif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Evaluasi kali ini turut dihadiri Ketua Komisi VIII DPR Ali Taher, kepala dinas sosial, direktur utama Himbara, direktur OPP Perum Bulog, para Kepala Balai Besar DI Yogyakarta, serta ratusan kepala dinas sosial dari provinsi maupun kabupaten/kota, dan kortek Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).

Dalam salah satu kegiatannya terdapat pemberian penghargaan kepada pelaksana Bantuan Sosial Pangan di wilayah II Tahun 2018 dengan kategori Pelaksana Bantuan Sosial Pangan Terbaik dan kategori Pendamping Sosial Pangan Terbaik.

 


Editor : Zen Teguh