Mancing Ikan, Pelajar SD Malah Tenggelam di Sungai Progo Bantul

Kuntadi ยท Kamis, 10 Januari 2019 - 22:35 WIB
Mancing Ikan, Pelajar SD Malah Tenggelam di Sungai Progo Bantul

Tim SAR Yogyakarta melakukan pencarian tubuh Pamungkas (10) siswa SD yang tenggelam di Sungai Progo, Bantul saat sedang memancing. (Foto: Dok.iNews.id)

BANTUL, iNews.id – Niat mincing ikan malah berujung petaka. Kejadian itu menimpa Pamungkas (10), pelajar sekolah dasar (SD) asal Dusun Gunungsaren Lor, Desa Trimurti, Kecamatan Srandakan, Bantul, DIY. 

Pamungkas hanyut dan tenggelam di Sungai Progo setelah diduga terpeleset ketika sedang memancing ikan di sungai tersebut, Kamis (10/1/2019).

Hingga malam ini, tim SAR dibantu relawan masih berupaya mencari tubuh korban dengan menyisir aliran sungai. Penyisiran dilakukan melalui jalur darat dengan tiga titik pantau di Jembatan Sudo, Celan dan Mayongan.

Infromasdi dihimpun iNews.id, kejadian tenggelamnya korban ini berawal saat korban hendak memancing ikan dengan tiga orang rekannya di aliran Sungai Progo Dukuh, Cegunan, Trimurti, Srandakan, Bantul. Korban kemudian berpapasan dengan Langgeng tetangganya. Lantaran sungai dalam kondisi banjir, Langgeng meminta empat anak ini untuk kembali dan pulang ke rumah masing-masing.

BACA JUGA:

Berenang di Pantai Tureloto, 2 Warga Nias Selatan Hilang Tenggelam

Bapak dan 2 Anak Tewas Tenggelam di Jurug Gue Trenggalek, Istri Kritis

2 Santri Tenggelam di Pantai Ketawang, Pencarian Terhalang Cuaca Buruk

Korban dan teman-temannya pun menurut dan meninggalkan tepian sungai. Namun tanpa disadari, korban kembali ke sungai menggunakan jalur lain. Saat itu, korban bertemu dengan Ibnu Azhari dan Abimanyu. Tiga pelajar SD ini pun akhirnya kembali memancing. Saat sedang memancing, korban terpeleset dan hanyut ke sungai.

Humas Basarnas Kantor SAR Yogyakarta, Pipit Eriyanto mengatakan pasca-ada lapoan anak tenggelam pihaknya langung menerjunkan tim ke lapangan. Tim masih melakukan penyisiran dibantu dengan sejumlah relawan. Namun sampai malam ini, jasad korban belum berhasil diketemukan. “Ini masih dalam pencaian, dibantu dari sejumlah relawan,” tandasnya. 

 


Editor : Kastolani Marzuki