Menpar Arief Yahya Pastikan Pulau Komodo di NTT Tidak Akan Ditutup

Kuntadi ยท Rabu, 18 September 2019 - 16:59 WIB
Menpar Arief Yahya Pastikan Pulau Komodo di NTT Tidak Akan Ditutup

Menteri Pariwisata Arief Yahya saat menghadiri FGD di Bandara YIA Kulonprogo. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

KULONPROGO, iNews.id – Menteri Pariwisata, Arief Yahya memastikan Pulau Komodo yang menjadi salah satu tujuan wisata di Labuhan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak akan ditutup untuk wisatawan. Masyarakat di kawasan ini juga tidak akan dipindah.

“Sudah ada keputusan dari Tim Terpadu. Satu Komodo tidak akan ditutup dan kedua masyarakat tidak boleh pindah,” kata Arief di sela-sela Focus Group Discoussion Satu juta wisatawan mancanegara ke Destinsi Super Prioritas Bobobudur melalui Pengambangan Aksesibilitas bandara YIA, di Terminal Penumpang Bandara YIA, Rabu (18/9/2019).

Tim Terpadu yang menangani ini dipimpin Dirjen di bawah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Keputusan ini pun sangat dinantikan para pelaku wisata dan biro perjalanan wisata untuk memastikan promosi dan pemasaran paket wisata.

BACA JUGA: Pulau Komodo Ditutup Setahun, Gubernur NTT Sebut Wisatawan Tetap Bisa Datang 

Selama ini, kata Arief, para pelaku sangat menantikan kepastian dari pemerintah terhadap akses wisata di Pulau yang memiliki hewan langka Komodo. Sejumlah operator tidak berani menjual paket wisata ke sana karena masih menunggu.

Dengan adanya kepastian ini diharapkan akan membawa angin segara bagi dunia pariwisata ke sana. “Harus ada kepastian ini, dan 2020 tetap bisa dibuka,” katanya.

BACA JUGA: Ini Keindahan Rumah Komodo yang Areanya Akan Diambil Perusahaan Swasta

Sebelumnya Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur berencana menutup Pulau Komodo untuk kunjungan wisata. Alasannya untuk pengembangbiakan hewan purba tersebut.

Namun rencana itu menuai pro kontra di masyarakat. Hingga akhirnya dibentuk tim terpadu di bawah kendali Kementerian LHK untuk mengadvokasi kebijakan yang ada di pulau tersebut.


Editor : Kastolani Marzuki