Merapi 10 Kali Luncurkan Awan Panas, BPPTKG: Waspadai Lahar Dingin

Gunanto Farhan ยท Senin, 11 Februari 2019 - 16:14 WIB
Merapi 10 Kali Luncurkan Awan Panas, BPPTKG: Waspadai Lahar Dingin

Gunung Merapi kembali mengeluarkan guguran awan panas sejauh 400 meter dari puncak gunung. (Foto: istimewa/Twitter)

YOGYAKARTA, iNews.id - Gunung Merapi di perbatasan DIY dan Jawa Tengah kembali meluncurkan guguran awan panas sejauh 400 meter dari puncak gunung menuju hulu Kali Gendol, Senin (11/2/2019).

Guguran awan panas itu terekam jelas lewat kamera CCTV dari puncak Merapi, bahkan fenomena itu menjadi tontonan warga Sleman.

Dari rekaman kamera CCTV milik BPPTKG Yogyakarta, guguran awan panas atau wedhus gembel keluar dari puncak gunung pukul 08.58 WIB dengan durasi selama 35 detik. Awan panas meluncur sejauh 400 meter ke arah Kali Gendol, Kecamatan Cangkringan, Sleman.

Menurut petugas pemantau Gunung Merapi Pos Kaliurang Sleman, Heru Suparwoko, guguran awan panas kali ini masih dalam kategori rendah di bawah 3 kilometer sesuai yang direkomendasikan. “Sepanjang pagi hingga siang pukul 12.00 WIB, terjadi sebanyak 10 kali guguran dengan durasi 15 hingga 45 detik,” katanya.

BACA JUGA:

Gunung Merapi Luncurkan 4 Kali Guguran Lava Sejauh 1.300 Meter

Aktivitas Meningkat, Gunung Merapi Semburkan Awan Panas dan Asap Tebal

Hingga kini status Gunung Merapi masih berada di level dua atau Waspada. Warga yang berada di kawasan rawan bencana (KRB) III diimbau waspada bahaya hujan abu dan banjir lahar dingin jika terjadi hujan lebat.

“Rekomendasi masih sama yakni, radius 3 km dari puncak harus kosong dari segala aktivitas. Dikarenakan intensitas hujan di puncak masih tinggi, sehingga harus waspadai ancaman lahar,” ucap Heru.

Sementara itu, guguran awan panas Merapi menjadi tontonan warga di Kabupaten Sleman. Mereka bahkan mengabadikan peristiwa itu sambil berharap aktivitas Merapi tidak terus meningkat. "Jaga-jaga luur (jaga-jaga saudara). Mandali, mandali," ucap seorang warga di kawasan Selatan Lapangan Merapi Golf, Sleman. 


Editor : Kastolani Marzuki