Nelayan di Kulonprogo Kembali Temukan Penyu Mati di Pantai

Kuntadi ยท Selasa, 13 Agustus 2019 - 11:30 WIB
Nelayan di Kulonprogo Kembali Temukan Penyu Mati di Pantai

Penemuan bangkai penyu di Pantai Congot Kulonprogo. (Foto: iNews.id/Kuntadi).

KULONPROGO, iNews.id – Nelayan di Kabupaten Kulonprogo, DI Yogyakarta, kembali menemukan seekor penyu mati di Pantai Congot. Satwa tersebut jenis penyu lekang dengan berat sekitar 20 kilogram.

Anggota Pos TNI Angkatan Laut Congot, Rocky Manto mengatakan, penyu tersebut ditemukan pada Senin (12/8/2019) siang. Ketika itu, dia mendapat informasi dari nelayan, ada bangkai penyu sekitar 100 meter dari Tempat pelelangan ikan (TPI).

"Saat kita temukan sudah dalam kondisi mati," kata Rocky saat dikonfirmasi wartawan di Kabupaten Kulonprogo, DIY, Selasa (13/8/2019).

BACA JUGA: Hendak Bertelur, Penyu Hijau Ditemukan Mati di Muara Sungai Bogowonto

Temuan ini langsung dilaporkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) DIY. Dari hasil pemeriksaan petugas di sana, bangkai penyu tersebut sudah dewasa dan memiliki beratnya sekitar 20 kilogram.

BKSDA sementara ini akan berkoordinasi, termasuk dengan Fakultas Biologi UGM untuk memastikan penyebab kematian penyu-penyu ini. Karena, sebelumnya pada Minggu (4/8/2019) seekor penyu hijau juga ditemukan mati di lokasi tersebut.

"Kita belum tahu, apakah ini siklus normal atau ada penyebab lain," ujar Kepala Seksi Konservasi Wilayah I BKSDA DIY, Untung Suripto.

Dalam pemeriksaan sementara, penyu diduga mati di laut, kemudian terbawa arus laut hingga akhirnya ditemukan menjadi bangkai di pantai.

BKSDA DIY berharap, ada kerja sama dengan masyarakat dalam pelestarian penyu. Mulai tidak membuang sampah di laut, tidak mengambil telur penyu, dan mengampanyekan pelestarian penyu.

BACA JUGA: Bangkai Penyu Raksasa Terdampar di Pantai Menara Belitung Timur

Penyu merupakan satwa yang dilindungi undang-undang yang telah dijelaskan dalam PP No 7 Tahun 1999. Pemerintah tingkat desa pun diminta menerbitkan perdes berdasarkan landasan aturan tersebut untuk perlindungan penyu serta habitatnya.

Pegiat lingkungan hidup Kulonprogo, Saptono Tanjung, berharap ada penelitian terkait minimnya penyu yang mendarat untuk bertelur. Sementara kawasan pantai selatan baik di Trisik dan Congot menjadi ekosistem dan habitat penyu.

"Hewan ini bisa dijadikan ikon Pantai Kulonprogo. Perlu langkah dan penanganan konservasi," katanya.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal